Polri Gelar Operasi Ketupat Amankan Kampung Rambutan
Zumrotul Muslimin03/09/2010 16:36
Liputan6.com, Jakarta: Aparat kepolisian mulai menggelar operasi ketupat untuk mengamankan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. "Kita mulai melakukan pengamanan Operasi Ketupat siang ini dengan menurunkan 45 orang yang dibagi tiga shift," kata Kapolsek Ciracas Dani Hamdani, Jumat (3/9).
Petugas yang disiagakan untuk membantu pemudik dan mengamankan kawasan terminal dari segala macam tindak pidana. Dia menambahkan, operasi itu akan digelar selama 16 hari dari mulai H-7 sampai dengan H+8. "Kami juga akan bekerja sama dengan aparat lain untuk mengamankan wilayah ini," katanya.
Ia memperkirakan pada H-7 Lebaran belum akan terjadi lonjakan pemudik, tahun lalu pada H-7 ada 10 ribu penumpang di Kampung Rambutan. "Kemungkinan jumlahnya bisa berkurang karena banyak yang menggunakan fasilitas mudik bareng di beberapa titik seperti Senayan, Monas, dan lain-lain," katanya.
Pihaknya mengantisipasi sejumlah titik rawan di antaranya di tempat terjadinya penumpukan penumpukan, tempat penjualan tiket, ruang tunggu, dan ruang keberangkatan. "Di titik-titik itulah kita siagakan petugas termasuk di pintu keluar Terminal," katanya.
Pihaknya berkoordinasi secara terpadu melibatkan TNI, Dishub, Trantib, Sudinkes, PMI, YLKI, DPK, Pokdar, Jamsostek, Jasa Raharja, dan Jasa Marga. Pihaknya melipatkan sejumlah satuan dari Polres Metro Jakarta Timur, Polda Metro Jawa dengan satuan samping Koramil 03 Pasar Rebo.(ANT/JUM)
Petugas yang disiagakan untuk membantu pemudik dan mengamankan kawasan terminal dari segala macam tindak pidana. Dia menambahkan, operasi itu akan digelar selama 16 hari dari mulai H-7 sampai dengan H+8. "Kami juga akan bekerja sama dengan aparat lain untuk mengamankan wilayah ini," katanya.
Ia memperkirakan pada H-7 Lebaran belum akan terjadi lonjakan pemudik, tahun lalu pada H-7 ada 10 ribu penumpang di Kampung Rambutan. "Kemungkinan jumlahnya bisa berkurang karena banyak yang menggunakan fasilitas mudik bareng di beberapa titik seperti Senayan, Monas, dan lain-lain," katanya.
Pihaknya mengantisipasi sejumlah titik rawan di antaranya di tempat terjadinya penumpukan penumpukan, tempat penjualan tiket, ruang tunggu, dan ruang keberangkatan. "Di titik-titik itulah kita siagakan petugas termasuk di pintu keluar Terminal," katanya.
Pihaknya berkoordinasi secara terpadu melibatkan TNI, Dishub, Trantib, Sudinkes, PMI, YLKI, DPK, Pokdar, Jamsostek, Jasa Raharja, dan Jasa Marga. Pihaknya melipatkan sejumlah satuan dari Polres Metro Jakarta Timur, Polda Metro Jawa dengan satuan samping Koramil 03 Pasar Rebo.(ANT/JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
