Polisi Lamban Usut Kasus, Warga Mengamuk
Fitriani Lestari02/09/2010 23:40
Liputan6.com, Bulukumba: Puluhan warga di Kecamatan Tanete, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Kamis (2/9), mengamuk dan merusak sebuah mobil yang diparkir di kepolisian sektor setempat. Warga marah karena polisi dinilai lamban mengusut pelaku pencurian ternak. Emosi warga pun tidak terbendung saat melihat Markas Polsek Tanete kosong dan hanya dijaga satu petugas.
Mobil yang terkena amuk warga merupakan barang bukti yang disita para peternak saat melakukan razia bersama aparat mencari kawanan pencuri ternak. Menurut warga, polisi dinilai lamban. Padahal, barang bukti telah ditemukan dan identitas pelaku juga telah dikantongi. Namun, hingga kini tersangka belum juga ditangkap.
Warga mengancam jika dalam tempo 1 x 24 jam para pelaku belum juga ditangkap, mereka akan memanggil gabungan peternak dari berbagai kecamatan lainnya untuk menduduki Polsek Tanete. Selain meminta kasus ini dialihkan ke Kepolisian Resor Bulukumba dan kepala polsek dicopot, mereka mengancam akan membakar kantor polsek. Terutama, bila kasus pencurian ternak ini berlarut-larut.(CHR/ANS)
Mobil yang terkena amuk warga merupakan barang bukti yang disita para peternak saat melakukan razia bersama aparat mencari kawanan pencuri ternak. Menurut warga, polisi dinilai lamban. Padahal, barang bukti telah ditemukan dan identitas pelaku juga telah dikantongi. Namun, hingga kini tersangka belum juga ditangkap.
Warga mengancam jika dalam tempo 1 x 24 jam para pelaku belum juga ditangkap, mereka akan memanggil gabungan peternak dari berbagai kecamatan lainnya untuk menduduki Polsek Tanete. Selain meminta kasus ini dialihkan ke Kepolisian Resor Bulukumba dan kepala polsek dicopot, mereka mengancam akan membakar kantor polsek. Terutama, bila kasus pencurian ternak ini berlarut-larut.(CHR/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
