PBHI: Batalkan Pembangunan Gedung Baru DPR  

Apriyanti
01/09/2010 23:08
Liputan6.com, Jakarta: Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) menyatakan ketidak setujuannya atas rencana pemerintah yang akan membangun gedung baru untuk para anggota DPR, pembuatan gedung baru ini ditaksir akan memakan biaya sebesar Rp 1,6 triliun.

PBHI dalam siaran persnya, Rabu (1/9), menganggap kebijakan ini kurang sensitif, karena akan melukai rasa keadilan dan menyakiti hati rakyat. Begitu banyak persoalan rakyat yang lebih memerlukan dukungan dan kebijakan anggaran tersebut, ketimbang pembangunan gedung dan fasilitas baru yang cendrung mengada-ada.

PBHI menganggap, DPR seharusnya mengembalikan kembali kepercayaan rakyat atas kinerja, integritas, moralitas politik, serta rasa tanggung jawab yang tinggi yang selama ini dinantikan rakyat Indonesia, sebagai wakil aspirasi rakyat. DPR juga dianggap telah menciderai dan mereproduksi hal-hal yang justru menebar kontroversi.(AYB)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 6 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
naxxx | http//www.naxxx@xxx.id| 2010-09-03 15:25:21
Psssssttt.jangan gaduh.Kalau gedung sudah jadi,yang sidang cukup 5 orang saja.Lainnya?....YA ADA YANG
Axxx | azixxx@yaxxx.co| 2010-09-02 17:10:28
Sekarang lihat saja yang terjadi di kursi Dewan. banyak
jxxx | xxx@xxx.| 2010-09-02 09:57:24
ra sah buang2 duit akeh wong pada mlarat
xxx | rifat_haixxx@ymxxx.com| 2010-09-02 09:17:37
ntar pasir y ambil d sungai ciliwung az y...
KAMxxx | kamalicahblixxx@yaxxx.co| 2010-09-02 08:27:38
Kami koq setuju dengan pendapat P
joxxx | ajoxxx@yaxxx.com| 2010-09-02 00:54:08
Gua do\'ain masuk surga semua anggota dewan kalau dananya dialihin buat nambah subsidi jaminan kesehatan masyarakat..

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler