Mahfud Sidik: Pidato Presiden SBY Hanya Pengulangan  

Bogi Triyadi
01/09/2010 23:03
Liputan6.com, Jakarta: Anggota DPR Mahfud Sidik menilai tidak ada yang baru dari pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam menyikapi hubungan dengan Malaysia belakangan ini. "Tidak ada yang baru, hanya pengulangan penegasan sikap politik Indonesia terhadap Malaysia yang mengedepankan diplomasi," tutur Ketua Komisi I DPR itu saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (1/9) malam.

Ia menambahkan, kini pemerintah hanya menunggu respon dari pemerintah Malaysia atas pidatp Presiden SBY. Kalau positif, kata Mahfud, berarti Malaysia memiliki komitmen untuk mempercepat perundingan tentang batas wilayah dalam waktu segera. "Kalau negatif, adem-adem saja, lagi-lagi untuk kedua kali sikap politik Indonesia kurang dihargai dan akan jadi pr (pekerjaan rumah) baru," ucap Mahfud.

Mahfud menambahkan, pidato Presiden SBY memang di luar ekspetasi publik. Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini juga menilai perang bukan solusi yang baik untuk menyelesaikan masalah ini. "Indonesia dan Malaysia sama-sama mempunyai kepentingan yang besar. Kalau perang, punya impact (dampak) bagi ASEAN dan negara-negara muslim lainnya," ucap Mahfud.(BOG)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
Valefaxxx | Yosephhaxxx@yaxxx.com| 2010-09-02 10:35:42
Ibu Pertiwi harus kembali bersabar meskipun dilukai sekian kali...sabar ya bu...sabar. Memang kita belum bisa berbuat apa-apa.
Bxxx | antosaxxx@ymxxx.com| 2010-09-02 07:46:34
Kalau cuma begitu sih tak perlu di Cilangkap nu

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler