Biaya Pendidikan Mahal, Puluhan Orangtua Siswa Protes
Wiwik Susilo31/08/2010 15:51
Liputan6.com, Solo: Puluhan orangtua siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 19 di Serengan, Solo, Jawa Tengah, mendatangi pihak sekolah, Selasa (31/8) siang, menyusul surat edaran terkait penarikan sumbangan pengembangan sekolah sebesar Rp 1 juta hingga Rp 2,5 juta. Para orangtua siswa ini menilai besarnya biaya tersebut terlalu tinggi dan sangat membebani. Apalagi, sebagian besar orangtua di sekolah tersebut berasal dari golongan menengah ke bawah. Selain itu, keputusan besarnya kenaikan biaya juga diambil secara sepihak tanpa bermusyawarah dengan orangtua siswa.
Para orangtua siswa ini pun serta-merta meminta pihak sekolah menurunkan jumlah sumbangan pengembangan sekolah tersebut atau memberikan keringanan pada siswa yang kurang mampu. Mereka menghendaki, jumlah sumbangan tidak berada di atas angka satu juta rupiah per siswa. Selain itu, sumbangan juga bisa dibayarkan secara bertahap atau dicicil.
Pihak sekolah sendiri membantah bahwa sumbangan tersebut merupakan paksaan karena pihak sekolah hanya meminta dengan jumlah seikhlasnya demi pengembangan sekolah. Menyusul protes tersebut, pihak sekolah langsung mendata orangtua siswa yang keberatan dengan besarnya sumbangan. Mereka yang mengajukan keringanan biaya pendidikan diminta menyertakan surat miskin dari kelurahan setempat untuk diproses pihak sekolah.(CHR/ANS)
Para orangtua siswa ini pun serta-merta meminta pihak sekolah menurunkan jumlah sumbangan pengembangan sekolah tersebut atau memberikan keringanan pada siswa yang kurang mampu. Mereka menghendaki, jumlah sumbangan tidak berada di atas angka satu juta rupiah per siswa. Selain itu, sumbangan juga bisa dibayarkan secara bertahap atau dicicil.
Pihak sekolah sendiri membantah bahwa sumbangan tersebut merupakan paksaan karena pihak sekolah hanya meminta dengan jumlah seikhlasnya demi pengembangan sekolah. Menyusul protes tersebut, pihak sekolah langsung mendata orangtua siswa yang keberatan dengan besarnya sumbangan. Mereka yang mengajukan keringanan biaya pendidikan diminta menyertakan surat miskin dari kelurahan setempat untuk diproses pihak sekolah.(CHR/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
