Bandara Soekarno-Hatta Mirip Pasar  

Tim Liputan 6 SCTV
08/08/2010 12:35
Liputan6.com, Tangerang: Tidak jauh beda dengan pasar. Inilah kondisi terminal satu tujuan domestik Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Semrawutnya Bandara Soekarno-Hatta terlihat ketika Menteri Perhubungan Freddy Numberi melakukan inspeksi mendadak, Ahad (8/8) pagi.

Antrean para penumpang mengekor panjang menanti administrasi tiket dan barang menuju pesawat. Kondisi ini terjadi bertahun-tahun tanpa penyelesaian. Masalah buruknya pelayanan di bandara yang menjadi gerbang utama Republik ini berawal dari daya tampung bandara yang tidak memadai.

Bandara Soekarno-Hatta yang kini mempunyai tiga terminal memiliki daya tampung 22 juta penumpang per tahun. Padahal jumlah penumpang yang menjejakkan kaki di Bandara Cengkareng ini setiap tahun bisa mencapai 38 juta orang atau hampir dua kali lipat dari daya tampung sebenarnya.

Dan selama masalah daya tampung tak diselesaikan, hal yang sama bukan tak mungkin kembali terjadi. Ambisi menjadikan Bandara Soekarno-Hatta setaraf bandara internasional dengan fasilitas memadai dan akses transportasi mudah sepertinya masih menjadi angan-angan semata.(JUM)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 8 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
nxxx | nonasusxxx@yaxxx.com| 2010-08-11 22:31:03
bukan bandara saja yg crowded, apapun bentuk fasilitas umum selalu seperti pasar. keknya indonesia harus lebih belajar memupuk budaya how to serve (budaya menservice) dan budaya mensimple kan segala
Ucup Stxxx | wans21xxx@yaxxx.com| 2010-08-08 21:01:47
Benar bung purnomo, saya setu
exxx | dinxxx@gmxxx.com| 2010-08-08 20:59:00
memang ini sudah terjadi lama dan disaat kita mau masuk ruangan untuk check in disitu antri panjang untuk melawati mesin xray..seharusnya pt angkasa pura harus mengantisipasi itu jangan sampai mau masuk saja mesti ngantri lama
Syukxxx | syukrxxx@gmxxx.com| 2010-08-08 19:43:54
PT Angkasa Pura terlalu komersil. Mau cari untung saja dengan membiarkan semua pelanggaran terjadi (menghemat biaya untuk tenaga keamanan). Juga dengan menyewakan space yang ada untuk pedagang...
ixxx | iskakristaxxx@rocketmxxx.com| 2010-08-08 19:20:52
duh... buat saya yang tiap hari kerja dibandara, bandara tidak lagi sebuah tempat yang ekslusif atau wah.. karena bandara apalagi terminal 1 lebih seperti terminal bus, aC sering mati dan crowdednya g tertahankan...
Trisyxxx | trisyanxxx@yaxxx.com| 2010-08-08 18:41:19
Dua hal yg sangat penting semua ini : 1. Ledakan penduduk yang sangat luar biasa banyaknya untuk itu perang keluarga berencana harus di galakkan la
nanxxx | dpsxxga_nanxxx@yaxxx.com| 2010-08-08 15:07:46
\"sama
purnxxx | xxx@yaxxx.co| 2010-08-08 15:07:43
jujur saya bangga krna ga ada saingannya.bandara kita luar biasa,sayauran ada,copet ada,calo ada,calo berdasi ad

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler