Karyawan Sriwijaya Air Rampok Kantornya Sendiri
Syamsuddin01/08/2010 05:11
Liputan6.com, Palu: Terdesak biaya pengobatan ibunya dan biaya sekolah adiknya, seorang karyawan maskapai Sriwijaya Air di Kota Palu, Sulawesi Tengah, merampok uang perusahaannya, Sabtu (31/7). Nahas belum sempat menikmati hasil rampokannya, sang karyawan ditangkap polisi.
Pelaku bernama Timoty yang baru bekerja sembilan bulan ini merampok dengan skenario seolah-olah terjadi perampokan dengan kekerasan. Namun polisi curiga karena keterangan pelapor yang berbelit-belit. Saat olah tempat kejadian perkara, pelapor mengaku dipukul.
Setelah didalami, tak ada bekas pukulan. Polisi lalu membekuk Timoty beserta barang bukti uang rampokan sebesar Rp 22 juta. Karyawan bagian tiket ini tidak dapat menyembunyikan rasa malu setelah dibekuk polisi. Timoty pun menangis dan menyesali perbuatannya.(JUM)
Pelaku bernama Timoty yang baru bekerja sembilan bulan ini merampok dengan skenario seolah-olah terjadi perampokan dengan kekerasan. Namun polisi curiga karena keterangan pelapor yang berbelit-belit. Saat olah tempat kejadian perkara, pelapor mengaku dipukul.
Setelah didalami, tak ada bekas pukulan. Polisi lalu membekuk Timoty beserta barang bukti uang rampokan sebesar Rp 22 juta. Karyawan bagian tiket ini tidak dapat menyembunyikan rasa malu setelah dibekuk polisi. Timoty pun menangis dan menyesali perbuatannya.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
