Antrean Truk Hingga ke Ruas Tol
Agus Faisal Karim31/07/2010 20:24
Liputan6.com, Merak: Antrean sepanjang lima kilometer ribuan truk pengangkut bahan kebutuhan pokok atau sembako dan barang industri tujuan Pulau Sumatra di Pelabuhan Merak, Banten, hingga Sabtu (31/7) petang terus bertambah. Antrean dimulai dari jalan layang Cikuarsa hingga masuk ke ruas Jalan Tol Jakarta-Merak.
Akibatnya, arus kendaraan pribadi dari arah Jakarta yang hendak menuju Pelabuhan Merak, terpaksa keluar melalui pintu Tol Cilegon Timur. Sejauh ini, pihak Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan atau ASDP setempat telah meminta bantuan kepolisian dan petugas jalan tol untuk melancarkan penumpukan truk.
Pihak ASDP belum dapat memastikan antrean truk akan surut atau kembali normal. Antrean yang terjadi sejak kemarin malam itu dipicu meningkatnya jumlah kendaraan pengangkut sembako tujuan Pulau Sumatra menjelang bulan Ramadan. [baca: Dermaga Rusak, Ribuan Truk Menumpuk].
Kondisi ini diperparah dengan adanya perbaikan Dermaga II Pelabuhan Merak. Serta, pembangunan jalan layang atau fly over setempat sepanjang satu setengah kilometer.
Pihak ASDP berupaya mengurangi penumpukan truk dengan menambah jumlah feri yang beroperasi dari 18 menjadi 22 kapal penyeberangan. Akibat kemacetan, para sopir truk mengaku merugi karena terbebani biaya tambahan makan serta keterlambatan pengiriman barang.(IDS/ANS)
Akibatnya, arus kendaraan pribadi dari arah Jakarta yang hendak menuju Pelabuhan Merak, terpaksa keluar melalui pintu Tol Cilegon Timur. Sejauh ini, pihak Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan atau ASDP setempat telah meminta bantuan kepolisian dan petugas jalan tol untuk melancarkan penumpukan truk.
Pihak ASDP belum dapat memastikan antrean truk akan surut atau kembali normal. Antrean yang terjadi sejak kemarin malam itu dipicu meningkatnya jumlah kendaraan pengangkut sembako tujuan Pulau Sumatra menjelang bulan Ramadan. [baca: Dermaga Rusak, Ribuan Truk Menumpuk].
Kondisi ini diperparah dengan adanya perbaikan Dermaga II Pelabuhan Merak. Serta, pembangunan jalan layang atau fly over setempat sepanjang satu setengah kilometer.
Pihak ASDP berupaya mengurangi penumpukan truk dengan menambah jumlah feri yang beroperasi dari 18 menjadi 22 kapal penyeberangan. Akibat kemacetan, para sopir truk mengaku merugi karena terbebani biaya tambahan makan serta keterlambatan pengiriman barang.(IDS/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
