Seniman Banten Minta Taman Budaya  

Ariel Maranoes
31/07/2010 02:15
Liputan6.com, Serang: Seniman Banten resah. Sebab, kendati sudah sepuluh tahun berdiri, Provinsi Banten ternyata belum memiliki taman budaya. Ini membuat ratusan seniman kesal sehingga mendatangi Kantor Gubernur Banten, Jumat (30/7).

Dalam aksinya, para seniman meminta Gubernur Ratu Atut Chosiah mendengarkan aspirasi para pelaku seni. Terlebih usulan pembentukan taman budaya bukan hanya disampaikan seniman Banten, tapi juga dari Tangerang, Cilegon, Serang, Lebak, dan Pandeglang.

Sejumlah seniman debus Patingtung, Rudat, membawakan seni tradisi asli Banten sebagai simbol kematian seni di Banten. Para seniman prihatin karena tak sedikit pelaku seni di Banten yang hengkang ke luar daerah. Mereka merasa tak pernah diperhatikan oleh pemerintah setempat. Bahkan, banyak seniman di Dewan Kesenian Banten tak pernah mendapat bantuan dari pemerintah Banten.

Para seniman juga meminta Kepala Dinas Pariwisata Banten Egi Djanuiswati diberhentikan. Alasannya, kepala dinas bersikeras membangun museum, meski para seniman menolak. Mereka berjanji menggelar demo yang lebih besar jika tuntutan tak terpenuhi.(ULF)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler