Unjuk Rasa Menolak Kebijakan Pemerintah Ricuh

Winanto Nugroho
Unjuk Rasa Menolak Kebijakan Pemerintah Ricuh
Replika babi yang diusung demonstran di Surabaya.
29/07/2010 22:39
Liputan6.com, Surabaya: Mulanya unjuk rasa di Gedung Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/7), berlangsung aman. Namun ketika sejumlah elemen masyarakat Surabaya membakar replika babi sebagai bentuk penolakan atas kebijakan pemerintah, suasana berubah ricuh. Jajaran kepolisian setempat membubarkan unjuk rasa karena dinilai mengganggu ketertiban umum.

Demonstran menilai kebijakan pemerintah menyengsarakan rakyat. Kebijakan-kebijakan itu antara lain kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), mahalnya harga sejumlah bahan pokok, serta pengangguran. Inilah yang menjadi rapor merah pemerintah. Pengunjuk rasa mensinyalir pemerintah pro-kaum kapitalis yang digambarkan dengan replika babi.

Polisi lalu menahan sejumlah orang dalam unjuk rasa itu. Sementara replika babi disingkirkan. Sebagian pengunjuk rasa yang masih bertahan melanjutkan orasi. Unjuk rasa sempat memacetkan arus lalu lintas di kawasan Jalan Pemuda Surabaya.(AIS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video