Tidak Jelas, Penarikan Tabung Non-SNI  

Putu Setiawan, Teguh Hadi Prayitno, dan Deddy Sunandar
29/07/2010 12:36
Liputan6.com, Denpasar: Semakin menurunnya kepercayaan masyarakat kepada keamanan elpiji membuat pemerintah, melalui Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, berencana menarik 9 juta tabung elpiji yang tidak berstandar SNI [baca: Tak Penuhi SNI, Sembilan Juta Tabung Ditarik]. Berbagai usaha pun dilakukan untuk mencari tahu, apa yang sebenarnya terjadi di balik ledakan tabung elpiji tersebut.

Di antaranya, pemeriksaan yang dilakukan Satpol PP serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Denpasar, Bali, di sebuah agen elpiji tiga kilogram. Dalam pemeriksaan acak, mereka menemukan sejumlah tabung tak memiliki label SNI dan mengalami kebocoran.

Di Purwosari Perbalan, Semarang Utara, warga beramai-ramai membuang tabung gas elpiji tiga kilogram milik mereka ke jalanan. Aksi itumerupakan protes atas maraknya tabung yang tak sesuai standar. Bahkan, mereka pun memutuskan kembali menggunakan arang sebagai bahan bakar untuk memasak.

Meski janji penarikan tabung telah dilontarkan, hingga kini belum ada keterangan yang jelas mengenai kapan penarikan tabung-tabung tak sesuai standar ini akan dilakukan. Sementara korban nyawa dan harta terus berjatuhan.(MRQ/SHA)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler