Puluhan Warga Pulau Buru Masih Tertimbun
Juhri Samanery29/07/2010 12:25
Liputan6.com, Ambon: Puluhan warga Dusun Batu Kasa, Desa Wailikut, Pulau Buru Ambon, Maluku, masih terimbun longsoran tanah, Kamis (29/7). Proses evakuasi korban terhambat karena lokasi kejadian ada di pelosok jauh dari keramaian. Sedikitnya lima kilometer perjalanan jalan kaki untuk menjangkau desa yang kini sudah rata dengan tanah.
Saat ini kondisi korban tanah longsor begitu menderita. Tidak banyak yang bisa dilakukan untuk menolong lantaran tak ada tenaga medis hanya anggota TNI dan beberapa warga yang ikut membantu. Bahkan kalaupun ada korban membutuhkan pertolongan dokter karena luka harus diseberangkan dengan perahu yang jumlahnya sangat terbatas dan ombak besar [baca: Evakuasi Korban Longsor Berlangsung Dramatis].
Karena sulit menjangkau desa pertolongan akhirnya hanya mengandalkan alat seadanya. Puluhan warga yang terkubur sepertinya masih lama harus terkubur bersama rumahnya karena tidak ada alat berat. Warga Dusun Batu Kasa akhirnya merasa harus berjuang sendiri ditengah keterbatasan dan maut yang mungkin segera menjemput.(IAN)
Saat ini kondisi korban tanah longsor begitu menderita. Tidak banyak yang bisa dilakukan untuk menolong lantaran tak ada tenaga medis hanya anggota TNI dan beberapa warga yang ikut membantu. Bahkan kalaupun ada korban membutuhkan pertolongan dokter karena luka harus diseberangkan dengan perahu yang jumlahnya sangat terbatas dan ombak besar [baca: Evakuasi Korban Longsor Berlangsung Dramatis].
Karena sulit menjangkau desa pertolongan akhirnya hanya mengandalkan alat seadanya. Puluhan warga yang terkubur sepertinya masih lama harus terkubur bersama rumahnya karena tidak ada alat berat. Warga Dusun Batu Kasa akhirnya merasa harus berjuang sendiri ditengah keterbatasan dan maut yang mungkin segera menjemput.(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
