Aktivasi Otak Tengah  

Agus Prijanto
06/06/2010 07:22
Liputan6.com, Depok: Mewarnai dan bermain kartu dengan mata tertutup. Bersepeda dengan mata tertutup. Main sepatu roda dengan mata tertutup. Ya, semuanya dilakukan dengan mata tertutup. Ini bukan sulap dan bukan supranatural. Semua itu dilakukan anak-anak Genius Mind Consultancy (GMC) di Depok, Jawa Barat, baru-baru ini, setelah melalui masa aktivasi otak tengah secara ilmiah.

Aktivasi otak tengah adalah membuka jembatan yang menghubungkan dan menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri. Ini membuat mereka cepat berpikir, meningkatkan konsentrasi belajar, serta lebih kreatif. "Di sekolah nilainya 90 semua, sebelumnya nilainya 60, 70," kata Arti, salah satu peserta aktivasi otak tengah.

Jepang sudah 40 tahun menjadi pelopor aktivasi otak tengah. Sementara di Indonesia baru berkembang enam bulan terakhir. Cukup dua hari hari saja anak-anak ini menjalani kursus, selanjutnya mereka akan mengalami perubahan. Anda tertarik, syaratnya hanya boleh diikuti anak-anak lima sampai 15 tahun.(BOG)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda
Sugiantxxx | el_venxxx@yaxxx.com| 2010-08-15 21:19:38
Aktifasi Otak Tengah Penuh dengan Kesesatan..
sari inxxx | chaaaantikkk_manisxxx@yaxxx.co| 2010-08-07 23:11:37
fungsi midbrain sangat bagus karena sangat membantu menyimbangkan fungsi antara otak kanan dan otak kiri... knp di Indonesia baru membuka pelatihan midbrain yaa???

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler