Dua Peserta UN Dikawal Polisi
Achmad Yani22/03/2010 10:42
Liputan6.com, Malang: Dua siswa dikawal ketat polisi saat mengikuti ujian nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas dan sederajat di wilayah Malang Raya (Kota Malang dan Batu serta Kabupaten Malang), Jawa Timur, Senin (22/3). Kedua siswa itu dikawal karena jadi tahanan polisi. DI (17) adalah tahanan Kepolisian Sektor Kota Lowokwaru, Kota Malang karena terlibat kasus perampasan. Sedangkan AS (17) ditahan Polres Malang karena tersangkut kasus pencurian laptop di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Malang Suwandi, seperti dikutip ANTARA, semula pihak sekolah tidak mengizinkan AS mengikuti ujian karena malu. Namun Diknas tetap mengupayakan agar siswa tersebut tetap bisa mengikuti UN dan akhirnya pihak sekolah mengizinkan.
Selain dua peserta ujian yang mendapat pengawasan dan pengawalan dari pihak kepolisian, tiga orang siswa di Kota Malang terpaksa mengikuti UN di rumah sakit dan di rumahnya karena sakit. Ketiga siswa itu masing-masing dari SMAN 1, SMAN 6, dan SMAK Cor Jesu.
Wakil Ketua Pelaksana UN Kota Malang Sugiharto, mengatakan, untuk siswa yang melaksanakan UN di luar kelas, panitia sudah berkoordinasi dengan kepolisian, pengawas dari perguruan tinggi negeri (PTN), dan pengawas ruang. Naskah ujiannya diantar ke rumah sakit tempat siswa bersangkutan dirawat.
Sugiharto menjelaskan, jumlah total siswa yang mengikuti UN di Malang Raya sebanyak 30.107 siswa. Rinciannya di Kota Malang sebanyak 13.602 siswa, Kabupaten Malang mencapai 14.719 siswa, dan Kota Batu sebanyak 1.787 siswa.(IAN)
Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Malang Suwandi, seperti dikutip ANTARA, semula pihak sekolah tidak mengizinkan AS mengikuti ujian karena malu. Namun Diknas tetap mengupayakan agar siswa tersebut tetap bisa mengikuti UN dan akhirnya pihak sekolah mengizinkan.
Selain dua peserta ujian yang mendapat pengawasan dan pengawalan dari pihak kepolisian, tiga orang siswa di Kota Malang terpaksa mengikuti UN di rumah sakit dan di rumahnya karena sakit. Ketiga siswa itu masing-masing dari SMAN 1, SMAN 6, dan SMAK Cor Jesu.
Wakil Ketua Pelaksana UN Kota Malang Sugiharto, mengatakan, untuk siswa yang melaksanakan UN di luar kelas, panitia sudah berkoordinasi dengan kepolisian, pengawas dari perguruan tinggi negeri (PTN), dan pengawas ruang. Naskah ujiannya diantar ke rumah sakit tempat siswa bersangkutan dirawat.
Sugiharto menjelaskan, jumlah total siswa yang mengikuti UN di Malang Raya sebanyak 30.107 siswa. Rinciannya di Kota Malang sebanyak 13.602 siswa, Kabupaten Malang mencapai 14.719 siswa, dan Kota Batu sebanyak 1.787 siswa.(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
