Perancang Muda Eropa Berpameran di Yunani
Addy Hasan21/03/2010 23:22
Liputan6.com, Athena: Sebanyak 20 perancang busana muda asal Yunani dan 5 desainer dari beberapa negara Eropa berkumpul memeriahkan ajang pameran busana dengan kreasi terbaru untuk musim gugur - musim dingin tahun ini di ibukota Yunani itu.
Dalam rilis situs Xinhua, Sabtu (20/3) desainer asal Yunani, Siprus, Perancis dan Inggris menampilkan puluhan koleksi gaun menawan didominasi warna putih dalam pekan pameran busana, Athens Xclusive Designers Week. Acara yang berlangsung selama empat hari merupakan kesempatan pertama di musim ini setelah Yunani terpukul akibat krisis ekonomi.
Walau kekurangan dana para desainer muda mampu mempertunjukkan kreativitas, bakat dan imajinasi spektakular saat pembukaan. Kreasi gaun berwarna gelap dibalut dengan warna-warni cerah membuat ratusan penonton terpesona. Lihat saja, misalnya, gaun karya Miltos yang terinspirasi karya Yves Saint Laurent atau karya Pavlou Elena yang terkenal dengan sebutan "Dua dalam Gondola."
Pameran ditujukan untuk meningkatkan komunikasi di antara para desainer muda serta meningkatkan kualitas industri pakaian baik di Yunani maupun luar negeri. Acara pameran busana tahun ke 7 ini mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Siprus, Federasi Toko Eceran dan Federasi Ekspor dari Yunani. Acara ini juga diadakan dalam rangka penghormatan untuk desainer Inggris, Alexander Mc Queen, yang meninggal akibat bunuh diri [baca: Desainer Alexander McQueen Diduga Gantung Diri].
Di antara para desainer muda yang mengikuti jalan adalah orang-orang Yunani yang bekerja di Yunani dan luar negeri, seperti Angelos Frentzos yang tinggal di Milan, Ioannis Guia yang bekerja di Paris, Romina Karamanea yang tinggal dan bekerja di London dan asing seperti Perancis Francois Marithe dan Girbeaud dan Inggris Adam Jones yang telah bekerja sama dengan Christian Dior dan Kenzo.(YUS)
Dalam rilis situs Xinhua, Sabtu (20/3) desainer asal Yunani, Siprus, Perancis dan Inggris menampilkan puluhan koleksi gaun menawan didominasi warna putih dalam pekan pameran busana, Athens Xclusive Designers Week. Acara yang berlangsung selama empat hari merupakan kesempatan pertama di musim ini setelah Yunani terpukul akibat krisis ekonomi.
Walau kekurangan dana para desainer muda mampu mempertunjukkan kreativitas, bakat dan imajinasi spektakular saat pembukaan. Kreasi gaun berwarna gelap dibalut dengan warna-warni cerah membuat ratusan penonton terpesona. Lihat saja, misalnya, gaun karya Miltos yang terinspirasi karya Yves Saint Laurent atau karya Pavlou Elena yang terkenal dengan sebutan "Dua dalam Gondola."
Pameran ditujukan untuk meningkatkan komunikasi di antara para desainer muda serta meningkatkan kualitas industri pakaian baik di Yunani maupun luar negeri. Acara pameran busana tahun ke 7 ini mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Siprus, Federasi Toko Eceran dan Federasi Ekspor dari Yunani. Acara ini juga diadakan dalam rangka penghormatan untuk desainer Inggris, Alexander Mc Queen, yang meninggal akibat bunuh diri [baca: Desainer Alexander McQueen Diduga Gantung Diri].
Di antara para desainer muda yang mengikuti jalan adalah orang-orang Yunani yang bekerja di Yunani dan luar negeri, seperti Angelos Frentzos yang tinggal di Milan, Ioannis Guia yang bekerja di Paris, Romina Karamanea yang tinggal dan bekerja di London dan asing seperti Perancis Francois Marithe dan Girbeaud dan Inggris Adam Jones yang telah bekerja sama dengan Christian Dior dan Kenzo.(YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
