Kasus Toyota, Menteri Perhubungan AS Kunjungi Jepang
Addy Hasan21/03/2010 16:39
Liputan6.com, Washington DC: Belum tuntasnya kasus keselamatan di produk Toyota membuat Menteri Perhubungan Amerika Serikat Ray LaHood berencana mengunjungi ke Jepang musim panas ini. Demikian diberitakan Associated Press, Sabtu (20/3).
Dalam jumpa pers, LaHood mengatakan akan mengadakan pertemuan dengan pimpinan puncak Toyota untuk mengetahui secara pasti masalah percepatan mendadak yang dialami pengendara Toyota.
Sebelumnya menteri asal Partai Republik ini membela kebijakannya dalam mengatur industri otomotif berkenaan dengan kasus Kementerian Perhubungan sendiri juga telah mengirim surat teguran langsung ke Jepang tahun lalu agar Toyota segera mengambil tindakan nyata dalam mengatasi masalah keselamatan ini.
Presiden Toyota Akio Toyoda pernah melakukan dengar pendapat di Kongres baru-baru ini dan mengatakan kepada LaHood bahwa Toyota akan lebih menjamin masalah keselamatan.
Toyota telah menarik lebih dari 8 juta kendaraan sejak musim gugur lalu. [baca: Penjualan Toyota di Eropa Merosot Tajam]. (YUS)
Dalam jumpa pers, LaHood mengatakan akan mengadakan pertemuan dengan pimpinan puncak Toyota untuk mengetahui secara pasti masalah percepatan mendadak yang dialami pengendara Toyota.
Sebelumnya menteri asal Partai Republik ini membela kebijakannya dalam mengatur industri otomotif berkenaan dengan kasus Kementerian Perhubungan sendiri juga telah mengirim surat teguran langsung ke Jepang tahun lalu agar Toyota segera mengambil tindakan nyata dalam mengatasi masalah keselamatan ini.
Presiden Toyota Akio Toyoda pernah melakukan dengar pendapat di Kongres baru-baru ini dan mengatakan kepada LaHood bahwa Toyota akan lebih menjamin masalah keselamatan.
Toyota telah menarik lebih dari 8 juta kendaraan sejak musim gugur lalu. [baca: Penjualan Toyota di Eropa Merosot Tajam]. (YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
