PKS Solo Kecam Israel
Wiwik Susilo21/03/2010 14:47
Liputan6.com, Solo: Kecam tindakan Israel atas Palestina kembali disuarakan Partai Keadilan Sejahtera. Ribuan kader dan simpatisan PKS berunjuk rasa di Bundaran Gladak, Solo, Jawa Tengah, Ahad (21/3) siang. Massa mengutuk ulah Israel yang mencaplok kawasan Palestina dan berusaha menghancurkan Masjid Al-Aqsa.
Massa sempat berpawai dari Lapangan Kota Barat menuju Gladak. Demonstran membawa spanduk dan poster bernada kecaman terhadap pasukan Zionis. Mereka protes niat Israel membangun 1.600 rumah baru untuk permukiman Yahudi di Yerusalem Timur atau Al Quds. Tindakan itu dianggap sebagai penjajahan terhadap bangsa lain.
Israel bahkan mengadakan propaganda di jalan-jalan Kota Jaffa. Mereka menyebar poster bergambar Masjid Al-Aqsa yang telah dihancurkan dan di atasnya dibangun kuil Yahudi. Dalam orasinya, pengunjuk rasa mengajak umat muslim Indonesia untuk peduli. Karena Israel jelas-jelas melanggar hak asasi manusia.
Aksi serupa digelar ribuan simpatisan PKS di Surabaya, Jawa Timur. Di jalan di depan Gedung Grahadi, massa mengecam penistaan terhadap Masjid Al Aqsa, kiblat salat pertama umat muslim sebelum Masjidil Haram di Mekah. Pengunjuk rasa juga menuding kepedulian pemerintah Indonesia terhadap bangsa Palestina sangat rendah, apalagi dibanding persiapan menyambut Barack Obama, Presiden Amerika Serikat, negara sekutu Israel.
Sementara itu, ribuan umat muslim di Medan, Sumatra Utara, juga berunjukrasa mengecam zionis Israel karena melanggar kesepakatan damai dengan Palestina. Dalam demo ini, massa menyebut Israel sebagai pengganggu, yang disimbolkan dengan topeng kera.
Karena itu demonstran meminta pemerintah Indonesia segera mengirim nota keberatan kepada pihak-pihak berwenang untuk menghentikan ulah Israel. Pemerintah juga didesak lebih berperan melalui Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa, ASEAN, dan Organisasi Konferensi Islam.
Unjukrasa mengecam Israel juga berlangsung di sejumlah kota lain, seperti Palembang, Manado, dan Yogyakarta.(TES/AIS)
Massa sempat berpawai dari Lapangan Kota Barat menuju Gladak. Demonstran membawa spanduk dan poster bernada kecaman terhadap pasukan Zionis. Mereka protes niat Israel membangun 1.600 rumah baru untuk permukiman Yahudi di Yerusalem Timur atau Al Quds. Tindakan itu dianggap sebagai penjajahan terhadap bangsa lain.
Israel bahkan mengadakan propaganda di jalan-jalan Kota Jaffa. Mereka menyebar poster bergambar Masjid Al-Aqsa yang telah dihancurkan dan di atasnya dibangun kuil Yahudi. Dalam orasinya, pengunjuk rasa mengajak umat muslim Indonesia untuk peduli. Karena Israel jelas-jelas melanggar hak asasi manusia.
Aksi serupa digelar ribuan simpatisan PKS di Surabaya, Jawa Timur. Di jalan di depan Gedung Grahadi, massa mengecam penistaan terhadap Masjid Al Aqsa, kiblat salat pertama umat muslim sebelum Masjidil Haram di Mekah. Pengunjuk rasa juga menuding kepedulian pemerintah Indonesia terhadap bangsa Palestina sangat rendah, apalagi dibanding persiapan menyambut Barack Obama, Presiden Amerika Serikat, negara sekutu Israel.
Sementara itu, ribuan umat muslim di Medan, Sumatra Utara, juga berunjukrasa mengecam zionis Israel karena melanggar kesepakatan damai dengan Palestina. Dalam demo ini, massa menyebut Israel sebagai pengganggu, yang disimbolkan dengan topeng kera.
Karena itu demonstran meminta pemerintah Indonesia segera mengirim nota keberatan kepada pihak-pihak berwenang untuk menghentikan ulah Israel. Pemerintah juga didesak lebih berperan melalui Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa, ASEAN, dan Organisasi Konferensi Islam.
Unjukrasa mengecam Israel juga berlangsung di sejumlah kota lain, seperti Palembang, Manado, dan Yogyakarta.(TES/AIS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
