Jepang Selenggarakan Acara Anti-Pembajakan di Cina  

Astrid Pupasari
21/03/2010 09:23
Liputan6.com Beijing: Sebuah kelompok yang mewakili produser film Jepang dan perusahaan musik telah menyelenggarakan acara anti-pembajakan di Cina, Sabtu (20/3). Acara itu dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlindungan hak cipta dalam upaya memberantas pembajakan. Asosiasi Distribusi Konten Luar Negeri Jepang menggelar acara tersebut di sebuah pusat perbelanjaan di Beijing.

Puluhan salinan film-film ilegal Jepang, drama TV, dan musik diputar secara bersamaan dengan yang original. Di sana, para pengunjung menanyakan, apakah mereka bisa mengidentifikasi yang original dari bajakan. Acara itu juga diramaikan oleh penyanyi papan atas Cina yang menyerukan kepada para pengunjung untuk mendengarkan musik original. Namun, seorang pengunjung mengatakan pembajakan tidak bisa diberantas karena versi asli yang dijual terlalu mahal.

Dilain pihak, pedagang kaki lima menjual musik dan film bajakan lantaran bisnis itu berkembang pesat di Cina. Dalam beberapa tahun terakhir, industri ini telah mencoba untuk mengatasi masalah lain --meningkatnya jumlah situs download ilegal di Internet.

Asosiasi resmi, Yukuo Nagano, mengatakan ia berharap Cina yang memiliki penduduk lebih dari 1,3 miliar jiwa, akan tumbuh menjadi pasar untuk produk-produk asli. Organisasi Yukuo akan terus mencoba membujuk pemerintah Cina untuk mengatasi masalah ini.(NHK/AYB)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler