Warga Panyabungan Terkena Pemadaman Bergilir
Muhammad Hanapi21/03/2010 05:21
Liputan6.com, Jakarta: Kenyataan pahit karena listrik mati, kini menjadi langganan sehari-hari warga Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatra Utara. Betapa tidak, mulai Sabtu (20/3) pagi Perusahaan Listrik Negara mematikan aliran listrik secara bergilir 10 jam lamanya. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, termasuk para wiraswastawan.
Untuk menjalankan usaha, mereka terpaksa menyalakan genset. Jika tidak, mereka akan ditinggal pelanggan. Tentu saja langkah ini akan menambah pengeluaran, bahkan lebih sering merugi. Lebih parah lagi, dalam waktu dekat PLN berencana akan menaikkan tarif dasar listrik.
Menanggapi keluhan pelanggan, pihak PLN setempat saat ini sudah mulai memperbaiki sejumlah fasilitas listrik yang sudah tua. Namun langkah ini tidak menjamin tidak akan ada pemadaman listrik. Dengan pernyataan ini, masyarakat Mandailing Natal nampaknya harus terima nasib.(ADO)
Untuk menjalankan usaha, mereka terpaksa menyalakan genset. Jika tidak, mereka akan ditinggal pelanggan. Tentu saja langkah ini akan menambah pengeluaran, bahkan lebih sering merugi. Lebih parah lagi, dalam waktu dekat PLN berencana akan menaikkan tarif dasar listrik.
Menanggapi keluhan pelanggan, pihak PLN setempat saat ini sudah mulai memperbaiki sejumlah fasilitas listrik yang sudah tua. Namun langkah ini tidak menjamin tidak akan ada pemadaman listrik. Dengan pernyataan ini, masyarakat Mandailing Natal nampaknya harus terima nasib.(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
