"Kaus Merah" Kembali Beraksi  

Astrid Puspasari
20/03/2010 15:16
Liputan6.com, Thailand: Barisan demonstran anti-pemerintah, bisa disebut "Kaus Merah", telah memulai prosesi iring-iringan mobil di sekitar Bangkok pada pukul 09.45 pagi waktu setempat. Weng Tochirakarn, salah satu pemimpin inti pasukan Kaus Merah menegaskan pawai ini bertujuan untuk mengirimkan tiga hal kepada masyarakat Bangkok, yaitu: senyum, cinta, dan kebahagiaan. Untuk meramaikan aksi ini, Weng juga mengundang masyarakat untuk turut berpartisipasi pada gerakan Kaus Merah.

Sekitar 500 sepeda motor mulai bergerak dari perepatan Yommarat dengan antrian yang berujung di Jembatan Phan Fah yang berjarak 1 kilometer lebih. Sebelum mereka memulai prosesi iring-iringan, para pemimpin Kaus Merah menyerukan pada pendukungnya untuk tetap memegang prinsip "Tiga Tidak" selama prosesi. Prinsip Tiga Tidak tersebut berisi: Tidak Ada Marah, Tidak Ada Kekerasan, dan Tidak Bereaksi (untuk setiap provokasi). Hal itu dilakukan dalam rangka menjaga kedamaian di seluruh ibu kota Bangkok.

Prosesi iring-iringan Kaus Merah ini terjadi sebagai gerakan anti-pemerintah yang dipimpin oleh United Front of Democracy Against Dictatorship (UDD). Mereka telah menggelar unjuk rasa besar-besaran sejak 12 Maret silam di Bangkok, dengan tujuan menekan pemerintah untuk membubarkan parlemen dan segera melangsungkan pemilihan umum.

Setelah Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva menolak ultimatum 24 jam yang dikeluarkan Kaus Merah, mereka menumpahkan 300 liter darah yang berasal dari donor darah besar-besaran pendukung Kaus Merah di depan Gedung Pemerintah [baca: Pendukung Thaksin Tumpahkan Darah di Rumah PM].(Xinhua/YUS)




adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler