Lagi, Bocah Miskin Menderita Hidrosefalus
Fahri Dochmie20/03/2010 13:22
Liputan6.com, Bitung: Di rumah sederhana milik keluarga Delvis Lumakeki, di Kelurahan Wangurer Timur, tinggal seorang balita penderita hidrosepalus atau pembesaran kepala secara tidak normal. Di rumah inilah Delvis dan Memik merawat sang buah hati, Maura Lumakeki.
Seiring bertambahnya usia, kondisi Maura kian mengenaskan. Maura hanya bisa tergolek di tempat tidur. Di kepalanya terdapat dua luka menganga yang membuat Maura semakin menderita.
Hidrosefalus menyerang Maura sejak ia berumur sepekan. Semula ia demam tinggi disertai kejang-kejang, lalu kedua orangtuanya membawa ke rumah sakit. Karena Maura tak kunjung sembuh, dokter menyarankan operasi. Namun karena tidak punya uang untuk operasi, keluarga memutuskan untuk membawanya pulang.
Delvis dan Memik sangat sedih melihat penderitaan Maura. Namun, Delvis yang bekerja sebagai sopir tak mampu membiayai pengobatan anak mereka yang malang itu.
Hidrosefalus terjadi karena adanya peningkatan cairan otak yang tidak normal. Gejala bayi yang terkena hidrosefalus adalah ukuran kepala sangat besar, sering mual dan muntah, mengantuk, pandangan kabur dan tidak mampu melihat ke atas.
Penyebab hidrosefalus antara lain cacat sejak lahir, pendarahan di otak, tumor atau cedera kepala. Pada sejumlah kasus, faktor keturunan atau hereditas juga berperan. Untuk mencegah hidrosefalus, para ibu hamil dan ibu menyusui harus terus menjaga kesehatan. Pengobatan penderita hidrosefalus sejauh ini hanya melalui operasi, yaitu memasang selang di bawah kulit untuk membuang cairan di otak ke perut.(IDS/YUS)
Seiring bertambahnya usia, kondisi Maura kian mengenaskan. Maura hanya bisa tergolek di tempat tidur. Di kepalanya terdapat dua luka menganga yang membuat Maura semakin menderita.
Hidrosefalus menyerang Maura sejak ia berumur sepekan. Semula ia demam tinggi disertai kejang-kejang, lalu kedua orangtuanya membawa ke rumah sakit. Karena Maura tak kunjung sembuh, dokter menyarankan operasi. Namun karena tidak punya uang untuk operasi, keluarga memutuskan untuk membawanya pulang.
Delvis dan Memik sangat sedih melihat penderitaan Maura. Namun, Delvis yang bekerja sebagai sopir tak mampu membiayai pengobatan anak mereka yang malang itu.
Hidrosefalus terjadi karena adanya peningkatan cairan otak yang tidak normal. Gejala bayi yang terkena hidrosefalus adalah ukuran kepala sangat besar, sering mual dan muntah, mengantuk, pandangan kabur dan tidak mampu melihat ke atas.
Penyebab hidrosefalus antara lain cacat sejak lahir, pendarahan di otak, tumor atau cedera kepala. Pada sejumlah kasus, faktor keturunan atau hereditas juga berperan. Untuk mencegah hidrosefalus, para ibu hamil dan ibu menyusui harus terus menjaga kesehatan. Pengobatan penderita hidrosefalus sejauh ini hanya melalui operasi, yaitu memasang selang di bawah kulit untuk membuang cairan di otak ke perut.(IDS/YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
