Seorang Pria Tewas di Kolong Jembatan
Arset Kusnadi20/03/2010 13:00
Liputan6.com, Padang: Seorang pria tewas di bawah kolong jembatan Kota Padang, Sumatera Barat. Melihat dari cara meninggalnya, polisi menyimpulkan pria ini tewas karena sakit, Sabtu (20/3). Bahkan dari kondisi tubuh, sebelum meninggal pria ini menahan sakit. Selain itu di samping jenazah ditemukan beberapa obat gosok.
Fakta ini membuktikan banyak orang miskin di negeri ini yang semakin terlupakan karena pejabat terkait terlalu sibuk dengan urusan sendiri. Padahal di dalam Undang undang Dasar dikatakan, orang miskin dan anak terlantar dipelihara negara. Namun nyatanya banyak orang miskin tidak dipelihara siapapun dan dibiarkan mati begitu saja.
Selain di Padang, peristiwa yang sama juga pernah terjadi dekat dengan pusat pemerintahan di Jakarta pada 2009. Seorang ayah kebingugan ketika anaknya meninggal karena muntaber, di gerobak yang biasa dipakai mencari barang bekas.
Karena kemiskinan, Suriyono, tidak mampu membawa putrinya, Nur Hairunisa, berobat sehingga ia harus kehilangan putrinya di tengah hiruk pikuk Jakarta dan segala kemewahanya.(IDS/YUS)
Fakta ini membuktikan banyak orang miskin di negeri ini yang semakin terlupakan karena pejabat terkait terlalu sibuk dengan urusan sendiri. Padahal di dalam Undang undang Dasar dikatakan, orang miskin dan anak terlantar dipelihara negara. Namun nyatanya banyak orang miskin tidak dipelihara siapapun dan dibiarkan mati begitu saja.
Selain di Padang, peristiwa yang sama juga pernah terjadi dekat dengan pusat pemerintahan di Jakarta pada 2009. Seorang ayah kebingugan ketika anaknya meninggal karena muntaber, di gerobak yang biasa dipakai mencari barang bekas.
Karena kemiskinan, Suriyono, tidak mampu membawa putrinya, Nur Hairunisa, berobat sehingga ia harus kehilangan putrinya di tengah hiruk pikuk Jakarta dan segala kemewahanya.(IDS/YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
