Pengamat: Ada Konflik di Tubuh Polri
Tim Liputan 6 SCTV20/03/2010 13:08
Liputan6.com, Jakarta: Saling tuding antara jenderal yang dipicu pengakuan mantan Kabareskrim Komisaris Jenderal Polisi Susno Duadji merupakan ledakan dari sisa konflik di tubuh Polri dan Bareskrim. Demikian diungkapkan pengamat Polri, Bambang Widodo Umar di Jakarta, Sabtu (20/3).
Menurut Bambang, untuk menindaklanjuti data yang diumbar Susno dan demi menjaga kredibilitas Polri sebaiknya kasus diserahkan kepada lembaga hukum di luar Polri seperti KPK dan Kejaksaan.
Di sisi lain, menurut Bambang, tindakan Susno adalah luapan rasa tertekan dari seorang perwira tinggi yang tidak mendapat pekerjaan dan penghormatan yang layak dari Polri.
Terkait tudingan Susno, Mabes Polri menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap mantan Kabareskrim tersebut. "Pernyataan Susno tanpa didukung fakta. Ini sudah termasuk penghinaan dan penistaan lembaga," jelas Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Edward Aritonang.(JUM)
Menurut Bambang, untuk menindaklanjuti data yang diumbar Susno dan demi menjaga kredibilitas Polri sebaiknya kasus diserahkan kepada lembaga hukum di luar Polri seperti KPK dan Kejaksaan.
Di sisi lain, menurut Bambang, tindakan Susno adalah luapan rasa tertekan dari seorang perwira tinggi yang tidak mendapat pekerjaan dan penghormatan yang layak dari Polri.
Terkait tudingan Susno, Mabes Polri menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap mantan Kabareskrim tersebut. "Pernyataan Susno tanpa didukung fakta. Ini sudah termasuk penghinaan dan penistaan lembaga," jelas Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Edward Aritonang.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
