Pria Korea Selatan Dilarang Menikahi Gadis Kamboja
Addy Hasan20/03/2010 08:49
Liputan6.com, Phnom Penh: Pria Korea Selatan kembali masuk daftar hitam pemerintah Kamboja setelah larangan menikahi Gadis Kamboja mulai diberlakukan. Sejumlah pria Korea Selatan diduga melakukan praktik perdagangan wanita dengan modus pernikahan melalui biro Jodoh. Demikian diberitakan Associated Press, Jumat (19/3)
Dalam jumpa pers, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Koy Kuong, larangan diberlakukan setelah ditemukan 25 wanita Phnom Penh dijual lewat modus perkawinan melalui biro jodoh pada 3 Maret lalu. Kuong mengatakan larangan mulai diberlakukan awal bulan ini, kecuali para pria dapat membuktikan secara sah masih lajang dan tidak memiliki rekam jejak kriminal.
Sementara itu Jurubicara Departemen Luar Negeri Korea Selatan, Kim Young Sun mengatakan pernyataan pemerintah Kamboja akan direspons Menteri Kesetaraan Gender. Namun, hingga kini tidak ada jawaban resmi dari Seoul.
Pada 2008 lalu, Kamboja pernah melarang pernikahan dengan orang asing setelah laporan lembaga internasional, International Organization for Migration (IOM) berbasis di Jenewa, Swiss, menyebutkan biro jodoh mendapatkan keuntungan besar dari penjualan wanita Kamboja miskin ke lelaki Korea Selatan dengan modus pernikahan.(YUS)
Dalam jumpa pers, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Koy Kuong, larangan diberlakukan setelah ditemukan 25 wanita Phnom Penh dijual lewat modus perkawinan melalui biro jodoh pada 3 Maret lalu. Kuong mengatakan larangan mulai diberlakukan awal bulan ini, kecuali para pria dapat membuktikan secara sah masih lajang dan tidak memiliki rekam jejak kriminal.
Sementara itu Jurubicara Departemen Luar Negeri Korea Selatan, Kim Young Sun mengatakan pernyataan pemerintah Kamboja akan direspons Menteri Kesetaraan Gender. Namun, hingga kini tidak ada jawaban resmi dari Seoul.
Pada 2008 lalu, Kamboja pernah melarang pernikahan dengan orang asing setelah laporan lembaga internasional, International Organization for Migration (IOM) berbasis di Jenewa, Swiss, menyebutkan biro jodoh mendapatkan keuntungan besar dari penjualan wanita Kamboja miskin ke lelaki Korea Selatan dengan modus pernikahan.(YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
