Puluhan Anak Keluarga Miskin di Surabaya Tidak Sekolah
Benny Christian19/03/2010 17:39
Liputan6.com, Surabaya: Kemiskinan masih menjadi penghalang anak-anak untuk dapat bersekolah. Hal itu dibuktikan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang mencatat adanya 37 anak putus sekolah di Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur.
Jumlah itu relatif kecil namun cenderung "besar" untuk kawasan yang berada di kota besar, seperti Surabaya. Untungnya, Dinas Pendidikan setempat memiliki inisiatif melakukan pendataan untuk mendapatkan angka pasti anak-anak keluarga miskin yang harus kembali ke bangku sekolah.
Salah seorang yang merasa bersyukur dengan program itu adalah Didin Maharyani. Kepada SCTV, Jumat (19/3), ia menyatakan harapan sederhananya, yakni ingin sang anak kembali bersekolah. Baginya, sekolah akan membawa masa depan anaknya jauh lebih baik dibandingkan seperti sekarang.
Didin hanyalah satu dari sekian banyak warga miskin yang tidak dapat menyekolahkan anaknya. Seandainya saja semua pemerintah daerah rajin mendata dan peduli tentu akan lebih banyak lagi anak-anak yang putus sekolah mendapatkan kembali masa depanya.(YNI/SHA)
Jumlah itu relatif kecil namun cenderung "besar" untuk kawasan yang berada di kota besar, seperti Surabaya. Untungnya, Dinas Pendidikan setempat memiliki inisiatif melakukan pendataan untuk mendapatkan angka pasti anak-anak keluarga miskin yang harus kembali ke bangku sekolah.
Salah seorang yang merasa bersyukur dengan program itu adalah Didin Maharyani. Kepada SCTV, Jumat (19/3), ia menyatakan harapan sederhananya, yakni ingin sang anak kembali bersekolah. Baginya, sekolah akan membawa masa depan anaknya jauh lebih baik dibandingkan seperti sekarang.
Didin hanyalah satu dari sekian banyak warga miskin yang tidak dapat menyekolahkan anaknya. Seandainya saja semua pemerintah daerah rajin mendata dan peduli tentu akan lebih banyak lagi anak-anak yang putus sekolah mendapatkan kembali masa depanya.(YNI/SHA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
