Sore Ini Rupiah Menguat Tipis
Anri Syaiful19/03/2010 16:15
Liputan6.com, Jakarta: Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di pasar spot antarbank Jakarta, Jumat (19/3) petang, menembus angka Rp 9.100 per dolar. Sebab, pelaku pasar menjelang akhir perdagangan kembali membeli rupiah berbalik arah dari sesi sebelumnya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar menguat 13 poin menjadi Rp 9.087-Rp 9.097 per dolar dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 9.100-Rp 9.110 per dolar.
Analis valuta asing PT Bank Himpunan Saudara Tbk., Rully Nova di Jakarta, mengatakan pelaku pasar membeli rupiah menjelang akhir penutupan pasar yang terpicu membaiknya bursa regional seperti Tokyo dan Hongkong. Namun, aksi beli rupiah relatif kecil sehingga kenaikan mata uang Indoesia itu tidak besar.
Rully menjelaskan, pelaku pasar khususnya asing masih ingin membeli rupiah. Ini lantaran mereka menganggap rupiah masih berpotensi untuk naik lagi. Selain itu, pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2010 yang cukup baik adalah faktor utama mendorong investor asing lebih aktif menginvestasikan dananya.
Indonesia, imbuh dia, dinilai pelaku asing sebagai pasar yang akan berkembang lebih pesat lagi apabila sektor riil berjalan sebagaimana adanya. Lantaran itulah, pelaku asing diperkirakan akan menempatkan dananya di pasar domestik ketimbang di Amerika Serikat dan Eropa berkaitan dengan pertumbuhan ekonominya yang belum pasti.
Kondisi ini, menurut dia, akan terus memicu rupiah menguat menjauhi angka Rp 9.100 per dolar. Apabila tidak ada hambatan rupiah juga akan dapat menembus angka Rp 9.000 per dolar. Pasalnya, kondisi makro ekonomi Indonesia yang semakin bagus.(ANS/Ant)
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
