Menteri Diminta Kumpulkan Saran Soal Century Senin
Eko Purwanto19/03/2010 14:52
Liputan6.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yuhdoyono meminta kepada para menterinya untuk memberikan masukan atau saran terkait rekomendasi DPR mengenai kebijakan penyelamatan Bank Century. Presiden meminta agar para menterinya menyetorkan masukan dan saran itu hari Senin (22/3) nanti.
Pernyataan presiden itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (19/3). Sudi mengatakan, presiden telah memberikan instruksi kepada para menterinya untuk mempelajari rekomendasi DPR terkait hasil kerja Pansus Bank Century.
Para menteri diminta memberikan saran kepada presiden agar presiden dapat menmgambil langkah sebagai tindak lanjut dari rekomendasi DPR.
Melalui voting, sidang paripurna DPR 3 Maret lalu menyimpulkan ada penyimpangan dalam pemberian fasilitas pinjaman jangka pendek dan penyertaan modal sementara kepada Bank Century senilai Rp 6,7 triliun. DPR juga meminta para penanggung jawabnya, diantaranya Boediono dan Sri Mulyani secepatnya diproses secara hukum.[baca: Voting Terbuka Opsi C Terbanyak].(MLA)
Pernyataan presiden itu disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (19/3). Sudi mengatakan, presiden telah memberikan instruksi kepada para menterinya untuk mempelajari rekomendasi DPR terkait hasil kerja Pansus Bank Century.
Para menteri diminta memberikan saran kepada presiden agar presiden dapat menmgambil langkah sebagai tindak lanjut dari rekomendasi DPR.
Melalui voting, sidang paripurna DPR 3 Maret lalu menyimpulkan ada penyimpangan dalam pemberian fasilitas pinjaman jangka pendek dan penyertaan modal sementara kepada Bank Century senilai Rp 6,7 triliun. DPR juga meminta para penanggung jawabnya, diantaranya Boediono dan Sri Mulyani secepatnya diproses secara hukum.[baca: Voting Terbuka Opsi C Terbanyak].(MLA)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
