Perpustakaan Keliling XL buat Anak Korban Gempa  

14/06/2010 15:09
Liputan6.com, Jakarta: Kepedulian XL terhadap korban bencana Tasikmalaya yang terjadi 2009 lalu masih terus berlanjut hingga saat ini. Bantuan yang diberikan tidak hanya berhenti pada saat terjadi gempa saja. Sejalan dengan Program Tanggung Jawab Sosial XL yang berfokus kepada kemajuan pendidikan di Indonesia, XL kembali memberikan donasi berupa empat unit motor Perpustakaan Keliling yang ditujukan bagi anak–anak usia sekolah di empat wilayah gempa Jawa Barat, Kamis (18/3). Perpustakaan Keliling ini dilengkapi dengan koleksi buku bacaan fiksi dan non fiksi, alat permainan edukatif dan media pendidikan lain yang dikemas secara menarik.

Bantuan ini merupakan penyaluran SMS Infaq dan SMS Donasi Tasik yang diberikan oleh Pelanggan XL melalui SMS yang dikirimkan sesaat setelah gempa terjadi beberapa waktu lalu. Sementara untuk biaya operasional setiap bulannya dibantu oleh himpunan zakat dari karyawan XL yang dikordinir oleh MTXL. Dalam penyampaiannya kepada masyarakat korban gempa XL menggandeng PKPU (Pos Keadilan Peduli Umat).

Program yang berada dalam agenda Rehabiltasi dan Rekonstruksi PKPU ini tidak hanya menyediakan Perpustakaan Keliling saja. Sebab termasuk juga para pustakawan yang sebelumnya sudah dibekali ilmu dasar pustaka. Mulai dari katalogisasi buku, pengelolaan sirkulasi buku, perawatan buku, dan manajemen perpustakaan. Untuk membuat perpustakaan ini lebih menarik, mereka juga diberikan ilmu psikologi perkembangan anak serta kepandaian bercerita dengan berbagai media (cerita dengan media tali, sapu tangan, origami, bernyanyi, kertas, gambar, dan tanpa media).

Keempat unit motor Perpustakaan Keliling ini beroperasi di Kabupaten Pengalengan, Ciweudeng, Ciparay, dan Kabupaten Banjaran. Mereka akan mengunjungi satu titik lokasi sebanyak dua kali per minggu. Satu area akan dilayani selama tiga bulan. Apabila minat masyarakat dianggap masih cukup tinggi, periodenya akan diperpanjang sampai enam bulan. Satu kali kunjungan berlangsung selama enam jam dibagi ke dalam dua kelompok: pagi dan siang. Motor perpustakaan ini bakal singgah ke sekolah-sekolah, panti asuhan, taman bermain, dan pusat keramaian.

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler