Wapres Tinjau Pembangkit Listrik Berbahan Sampah
Edison Simarmata19/03/2010 11:19
Liputan6.com, Bekasi: Selain bertemu dan berdialog dengan para pelajar, Wakil Presiden Boediono juga dijadwalkan meninjau Pembangkit Listrik yang memanfaatkan pengelolaan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (19/3).
Seperti dilaporkan ANTARA, pembangkit listrik itu memanfaatkan gas metan yang berasal dari sampah. Rencananya, pembangkit listrik itu akan menghasilkan kapasitas ujicoba sebesar dua Megawatt, namun ditargetkan dapat menghasilkan kapasitas sebesar 26 Megawatt.
Wapres yang didampingi Ibu Herawati dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, juga dijadwalkan bertemu dan berdialog dengan petugas pelayanan kesehatan se-Bekasi di Puskesmas Bantargebang.
Selanjutnya, Wapres Boediono akan meninjau salah satu lokasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan di Kelurahan Aren Jaya untuk memberikan pengarahan, dan penyerahan Bantuan. Sebelumnya, Wapres bertemu dan berdialiog dengan ratusan pelajar di kota itu. (MLA/ant)
Seperti dilaporkan ANTARA, pembangkit listrik itu memanfaatkan gas metan yang berasal dari sampah. Rencananya, pembangkit listrik itu akan menghasilkan kapasitas ujicoba sebesar dua Megawatt, namun ditargetkan dapat menghasilkan kapasitas sebesar 26 Megawatt.
Wapres yang didampingi Ibu Herawati dan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, juga dijadwalkan bertemu dan berdialog dengan petugas pelayanan kesehatan se-Bekasi di Puskesmas Bantargebang.
Selanjutnya, Wapres Boediono akan meninjau salah satu lokasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan di Kelurahan Aren Jaya untuk memberikan pengarahan, dan penyerahan Bantuan. Sebelumnya, Wapres bertemu dan berdialiog dengan ratusan pelajar di kota itu. (MLA/ant)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
