Diduga Depresi, Satpam Gantung Diri
Wiwik Susilo17/03/2010 19:43
Liputan6.com, Solo: Tangis Widiyanti pecah. Ia mendapati suaminya, Bagus Subiyanto sudah terbujur kaku di rumah kontrakannya di Jebres, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/3). Padahal, sebelum pergi meninggalkan rumah untuk mengantar cucunya, Widiyanti mengaku sempat bercengkrama dengan suaminya.
Pria yang berprofesi sebagai satpam dealer mobil itu diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di atap ruang tidur rumahnya. Hal itu terlihat dari adanya luka bekas jeratan di leher korban.
Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui penyebab aksi nekat Bagus karena selama ini korban tidak pernah cerita tentang masalah yang dihadapi. Para tetangga juga mengaku belakangan ini sering melihat Bagus mabuk. Guna memastikan penyebab kematiannya, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.(TES/AYB)
Pria yang berprofesi sebagai satpam dealer mobil itu diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di atap ruang tidur rumahnya. Hal itu terlihat dari adanya luka bekas jeratan di leher korban.
Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui penyebab aksi nekat Bagus karena selama ini korban tidak pernah cerita tentang masalah yang dihadapi. Para tetangga juga mengaku belakangan ini sering melihat Bagus mabuk. Guna memastikan penyebab kematiannya, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.(TES/AYB)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
