Kantor KPU Medan Kembali Didemo  

Yudhistira
17/03/2010 14:09
Liputan6.com, Medan: Ratusan warga yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Pilkada Damai (GMPPD) untuk kali kesekian berunjuk rasa di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, Sumatra Utara, Rabu (17/3) siang. Mereka mengecam kebijakan KPU yang mencoret pasangan Rudolf M Pardede-Afifuddin dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan karena tidak lulus verifikasi.

Di depan pengawalan ketat aparat kepolisian, massa meminta Ketua KPU Medan Evi Novida Ginting menjelaskan alasan pencoretan itu. Pasalnya, mereka mencurigai kebijakan itu sengaja dicari-cari dengan kembali mengaitkan masalah ijazah Rudolf Pardede.

GMPPD juga meminta surat pembatalan pasangan Rudolf Afifudin. Namun, permintaan itu ditolak. Alasannya, rekomendasi itu bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk kepentingan internal. Bahkan, Evi yang sempat kesal meminta GMPPD yang tidak senang dengan keputusan KPU untuk membawa kasus ini ke jalur hukum agar seluruh duduk permasalahan jelas. Tapi, alasan tersebut tak bisa diterima pendemo. Mereka berencana kembali berunjuk rasa mengusung tuntutan yang sama dengan mengerahkan jumlah yang lebih besar.

Dalam rapat pleno Sabtu (13/3) lalu, KPU KOta Medan menetapkan 10 pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan periode 2010-2015 dalam pemilihan 12 Mei mendatang. Sementara pasangan Rudolf M Pardede-Afifuddin dicoret dari daftar calon karena dinyatakan tidak lulus verifikasi [baca: Penetapan Pasangan Calon Walikota Medan Berakhir Ricuh].(BOG)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler