Enam Kapal BPLS Alirkan Lumpur ke Kali Porong  

Eko Yudho
16/03/2010 22:36
Liputan6.com, Sidoarjo: Pelaksana badan penanggulangan lumpur Sidoarjo (BPLS) mengoperasikan enam unit kapal keruk guna mengalirkan lumpur ke Kali Porong. Keenam kapal keruk tersebut masing-masing ditempatkan di titik 25, titik 53 dan titik 42, Selasa (16/3).

Dua unit yang diletakkan di titik 53 adalah kapal keruk lama, sementara yang ditempatkan di titik 25 adalah kapal keruk baru yang dioperasikan sejak bulan lalu. Sementara dua unit kapal keruk lainnya baru saja selesai dirakit dan akan diletakkan di titik 42.

Rencananya pengoperasian dua kapal keruk di titik 42 baru dioperasikan hari ini. Empat kapal keruk baru milik BPLS tersebut memiliki kapasitas sama yaitu masing-masing 0,6 meter kubik per detik.

Sedangkan dua kapal keruk yang lama, kapasitasnya lebih kecil yaitu masing-masing 0,3 meter kubik per detik. Kepala Humas Pelaksana BPLS, Ahmad Zulkarnaen mengatakan pihaknya juga mengoperasikan tujuh unit mesin pompa, guna memperlancar pengaliran lumpur ke Kali Porong.

Seperti diketahui, pelaksana BPLS mengalami kesulitan mengalirkan endapan lumpur ke Kali Porong. Padahal volume endapan lumpur di kolam penampungan terus bertambah karena volume lumpur yang keluar dari pusat semburan rata-rata masih 100 ribu meter kubik per hari.

Selain itu, letak geografis Kali Porong lebih tinggi daripada letak pusat semburan. Sementara kolam penampungan lumpur yang ada sudah tidak mampu lagi menampung lumpur yang terus menerus keluar. Maka alternatif terakhir penanganan lumpur adalah membuang lumpur ke Kali Porong, dan untuk itu BPLS harus mengoperasikan kapal keruk yang dibantu mesin pompa.(IDS/AYB)


adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler