Ratusan Mahasiswa Datangi Gedung PLN
Ajmal Rokian16/03/2010 13:50
Liputan6.com, Palembang: Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta di Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (16/3), berunjuk rasa dengan memblokade jalan raya di depan Gedung PLN. Mereka tersinggung dan merasa terhina karena PLN hanya menerima pegawai dari lulusan perguruan tinggi negeri seperti Universitas Sriwijaya. Para pendemo menuntut agar Direktur Utama PLN mundur.
Setelah beberapa jam berorasi, mahasiswa bertemu dengan General Manager PLN Nindi. Ia mengatakan telah terjadi kesalahpahaman dan menyebut PLN tidak pilih kasih dalam sistem penerimaan calon pegawai. Nindi menambahkan penerimaan pegawai akan diundur hingga 20 Maret mendatang, dan lulusan universitas swasta diperbolehkan ikut tes.
Puas mendapat tanggapan, para pengunjuk rasa memperbolehkan ratusan kendaraan yang terperangkap kemacetan untuk lewat. Manajemen PLN mengungkapkan akan menerima siapa pun untuk mengawasi penerimaan pegawai mendatang. PLN juga menyatakan akan menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan dalam proses seleksi yang pada awalnya menuliskan penerimaan pegawai hanya dari perguruan tinggi negeri.(WIL/ANS)
Setelah beberapa jam berorasi, mahasiswa bertemu dengan General Manager PLN Nindi. Ia mengatakan telah terjadi kesalahpahaman dan menyebut PLN tidak pilih kasih dalam sistem penerimaan calon pegawai. Nindi menambahkan penerimaan pegawai akan diundur hingga 20 Maret mendatang, dan lulusan universitas swasta diperbolehkan ikut tes.
Puas mendapat tanggapan, para pengunjuk rasa memperbolehkan ratusan kendaraan yang terperangkap kemacetan untuk lewat. Manajemen PLN mengungkapkan akan menerima siapa pun untuk mengawasi penerimaan pegawai mendatang. PLN juga menyatakan akan menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan dalam proses seleksi yang pada awalnya menuliskan penerimaan pegawai hanya dari perguruan tinggi negeri.(WIL/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
