Polisi dan Tahanan Saling Keroyok
Edy Junaedi16/03/2010 04:03
Liputan6.com, Majene: Rumah Tahanan Majene, Sulawesi Barat, Senin (15/3), mendadak ramai. Pengamanan yang selama ini terkesan longgar di rutan tipe c ini mendadak diperketat petugas rutan. Kondisi ini buntut pengeroyokan terhadap anggota Kepolisian Resor Majene Brigadir Polisi Satu Heri Julianto, tersangka kasus penipuan. Heri dikeroyok sejumlah tahanan Jumat (12/3) lalu hingga babak belur dan pingsan. Karena saat itu gelap, Heri tak mengenal pengeroyoknya.
Marah temannya dikeroyok, sejumlah anggota Polres Majene mendatangi rutan dan main hakim sendiri. Mereka memeriksa dan memukul sejumlah napi hingga babak belur. Meski sejumlah tahanan jadi korban pemukulan polisi, Kepala Polres Majene Ajun Komisaris Besar Polisi Jamal Ahmad Yani bersikeras tidak ada tindak kekerasan oleh anak buahnya untuk memaksa para tahanan bicara.
Untuk mengungkap siapa dalang di balik insiden pengeroyokan Heri julianto, polisi kini tengah memeriksa empat tahanan yang diduga sebagai pelaku.(BOG)
Marah temannya dikeroyok, sejumlah anggota Polres Majene mendatangi rutan dan main hakim sendiri. Mereka memeriksa dan memukul sejumlah napi hingga babak belur. Meski sejumlah tahanan jadi korban pemukulan polisi, Kepala Polres Majene Ajun Komisaris Besar Polisi Jamal Ahmad Yani bersikeras tidak ada tindak kekerasan oleh anak buahnya untuk memaksa para tahanan bicara.
Untuk mengungkap siapa dalang di balik insiden pengeroyokan Heri julianto, polisi kini tengah memeriksa empat tahanan yang diduga sebagai pelaku.(BOG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
