Lamban Tangani Kasus Pelecehan, Polisi Didemo Wartawan
Sahlan Heluth16/03/2010 03:56
Liputan6.com, Ambon: Puluhan wartawan berunjuk rasa di halaman Markas Kepolisian Daerah Maluku, Senin (15/3). Mereka mempertanyakan kinerja polisi yang dinilai lamban bahkan setengah hati dalam mengusut kasus pelecehan profesi wartawan yang diduga dilakukan Jhoni Dequelju alias Siong, seorang pengusaha.
Buktinya, Siong hingga kini belum juga diproses hukum. Padahal, kasus ini sudah cukup jelas untuk diusut dan Siong bisa dijerat dengan Undang-undang Pers. Karena tidak ditemui petinggi Polda Maluku, termasuk Kapolda Brigadir Jenderal Totoy Heryawan, para wartawan melanjutkan unjuk rasa di DPRD untuk meminta dukungan para anggota dewan.
Kasus pelecehan profesi wartawan oleh Siong terjadi beberapa hari lalu. Saat itu, ia memaki dan mengusir seorang wartawan yang berusaha meminta konfirmasi berita tentang kebakaran.(BOG)
Buktinya, Siong hingga kini belum juga diproses hukum. Padahal, kasus ini sudah cukup jelas untuk diusut dan Siong bisa dijerat dengan Undang-undang Pers. Karena tidak ditemui petinggi Polda Maluku, termasuk Kapolda Brigadir Jenderal Totoy Heryawan, para wartawan melanjutkan unjuk rasa di DPRD untuk meminta dukungan para anggota dewan.
Kasus pelecehan profesi wartawan oleh Siong terjadi beberapa hari lalu. Saat itu, ia memaki dan mengusir seorang wartawan yang berusaha meminta konfirmasi berita tentang kebakaran.(BOG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
