Dianggap Tak Adil, PLN Didemo  

Ajmal Rokian
15/03/2010 15:32
Liputan6.com, Palembang: Tidak adil. Ini dirasakan ratusan mahasiswa perguruan tinggi swasta di Palembang, Sumatra Selatan. Badan Usaha Milik Negara itu hanya menerima pegawai lulusan Perguruan Tinggi Negeri seperti Universitas Sriwijaya. Buntutnya mereka berunjuk rasa dengan memblokade Jalan Kapten Arivai depan Gedung PT PLN Pembangkitan Sumbagsel.

Demonstran blokade jalan karena kesal dilarang masuk Gedung PLN. Hasilnya jalanan macet. Sementara para mahasiswa terus berusaha masuk gedung. Dalam orasinya, pengunjuk rasa menuntut Dirut PLN mundur jika masih diskriminatif.

Belakangan General Manajer PT PLN Sumbagsel Nindi bersedia menemui demonstran. Ia menyatakan, telah terjadi kesalahpahaman. Tak ada dalam kamus PT PLN pilih kasih menerima calon pegawai. Karena itu penerimaan pegawai diundur sampai 20 Maret. Dan para lulusan dari perguruan tinggi swasta dibolehkan ikut tes.

PLN menyatakan akan menyampaikan ucapan permohonan maaf kepada mahasiswa dan warga. Selama ini terjadi kesalahpahaman dalam proses penerimaan pegawai PLN. Awalnya PLN menuliskan penerimaan pegawai hanya dari UNSRI.(AIS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler