Latihan Gabungan Antiteror TNI-Polri Berakhir
Louisa Kusnandar15/03/2010 12:34
Liputan6.com, Jakarta: Latihan gabungan 3.559 personel TNI dan Polri untuk penanggulangan terorisme yang telah berlangsung sejak tiga hari ditutup Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Senin (15/3) pagi. Upacara yang digelar di Bandar Udara Halim Perdanakusuma juga dihadiri Kepala Polri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri serta Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar.
Selaku pemimpin upacara penutupan latihan gabungan, Jenderal Djoko Santoso menyampaikan, latihan gabungan antiteroris telah berlangsung aman dan lancar. Ia berharap melalui latihan ini menjadi sarana evaluasi kesiagaan antiteroris, baik dari segi strategi, taktik, maupun teknik. Selain itu, latihan gabungan TNI dan Polri tersebut menjadi momentum jalinan emosional di antara TNI dan Polri.(BJK/ANS)
Selaku pemimpin upacara penutupan latihan gabungan, Jenderal Djoko Santoso menyampaikan, latihan gabungan antiteroris telah berlangsung aman dan lancar. Ia berharap melalui latihan ini menjadi sarana evaluasi kesiagaan antiteroris, baik dari segi strategi, taktik, maupun teknik. Selain itu, latihan gabungan TNI dan Polri tersebut menjadi momentum jalinan emosional di antara TNI dan Polri.(BJK/ANS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
