Film "Laskar Pelangi" Disambut Hangat di Ceko
Ahmad Salman14/03/2010 23:19
Liputan6.com, London: Film Laskar Pelangi disambut hangat di Eropa. Film yang disutradarai Riri Riza disaksikan sekitar 200 mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Brno, Republik Ceko. Nonton bersama dilaksanakan di Universitas Masaryk, Brno.
"Kisah persahabatan di antara anak-anak yang merupakan film fenomenal dan akting anak-anak Belitung tersebut mendapat banyak komentar yang positif," ujar Counsellor Pensosbudpar KBRI Praha Azis Nurwahyudi di London, Ahad (14/3). Film Laskar Pelangi sebelumnya menjadi film tamu di Zlin Internasional Film Festival. Film yang diangkat dari novel berjudul serupa diputar sebagai film pembuka di Festival Film Indonesia ketiga di Praha, Ceko.
Jalan cerita Laskar Pelangi memberi kesan mendalam terhadap George Perez, mahasiswa Business Adminsitration dari Madrid, Spanyol. Ia bahkan mengaku sempat menitikkan air mata. Perez pun berencana berkunjung ke Belitung.
Sementara Tomasz Wiezbicki, mahasiswa Fakultas Pertanian Mendel University, juga mengakui film tersebut ada kemiripannya dengan kehidupannya di masa kecil. Kala bocah ia tinggal di Polandia.
Sedangkan seorang mahasiswi dari Cina yang mengaku bernama Ping mengatakan, sangat tersentuh dengan film tersebut. Ping megatakan, cerita mirip juga terjadi di negaranya. Di sana diakui masih banyak orang yang harus berjuang mendapatkan pendidikan.
Komentar lain juga datang dari Ashlee, mahasiswi asal Tennessee USA, yang terkejut dengan kualitas film Indonesia. "Laskar Pelangi" adalah film Indonesia yang pertama dia lihat. Menurut Ashlee, film itu sangat edukatif dan menyentuh. Selain itu Ashlee juga senang karena bisa melihat salah satu tempat di negeri yang belum dia kenal.
Ondrej Siroky, Presiden International Student Club Masaryk University bangga bisa menghadirkan Laskar Pelangi di Universitas Masaryk. Ia berharap, dapat meneruskan kerjasama itu dengan membuat kontak dengan "student clubs" dari universitas di Indonesia.(AIS/Ant)
"Kisah persahabatan di antara anak-anak yang merupakan film fenomenal dan akting anak-anak Belitung tersebut mendapat banyak komentar yang positif," ujar Counsellor Pensosbudpar KBRI Praha Azis Nurwahyudi di London, Ahad (14/3). Film Laskar Pelangi sebelumnya menjadi film tamu di Zlin Internasional Film Festival. Film yang diangkat dari novel berjudul serupa diputar sebagai film pembuka di Festival Film Indonesia ketiga di Praha, Ceko.
Jalan cerita Laskar Pelangi memberi kesan mendalam terhadap George Perez, mahasiswa Business Adminsitration dari Madrid, Spanyol. Ia bahkan mengaku sempat menitikkan air mata. Perez pun berencana berkunjung ke Belitung.
Sementara Tomasz Wiezbicki, mahasiswa Fakultas Pertanian Mendel University, juga mengakui film tersebut ada kemiripannya dengan kehidupannya di masa kecil. Kala bocah ia tinggal di Polandia.
Sedangkan seorang mahasiswi dari Cina yang mengaku bernama Ping mengatakan, sangat tersentuh dengan film tersebut. Ping megatakan, cerita mirip juga terjadi di negaranya. Di sana diakui masih banyak orang yang harus berjuang mendapatkan pendidikan.
Komentar lain juga datang dari Ashlee, mahasiswi asal Tennessee USA, yang terkejut dengan kualitas film Indonesia. "Laskar Pelangi" adalah film Indonesia yang pertama dia lihat. Menurut Ashlee, film itu sangat edukatif dan menyentuh. Selain itu Ashlee juga senang karena bisa melihat salah satu tempat di negeri yang belum dia kenal.
Ondrej Siroky, Presiden International Student Club Masaryk University bangga bisa menghadirkan Laskar Pelangi di Universitas Masaryk. Ia berharap, dapat meneruskan kerjasama itu dengan membuat kontak dengan "student clubs" dari universitas di Indonesia.(AIS/Ant)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
