Kepala Sekolah Diancam, Sekolah Diliburkan
Nico Pattipawae13/03/2010 15:40
Liputan6.com, Manokwari: Para siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 11 Manokwari, Papua, Sabtu (13/3), terpaksa diliburkan karena kepala sekolah mendapat ancaman dari pemilik tanah ulayat. Kegiatan belajar mengajar ditiadakan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Kepala SMPN 11 Manokwari Laurens Krey mengatakan meski mendapat ancaman ia berjanji pelaksanaan ujian nasional pada akhir Maret mendatang akan tetap berjalan. Untuk mengatasi persoalan tanah ulayat, pihaknya sudah melapor ke polisi dan pemerintah daerah setempat.(JUM)
Kepala SMPN 11 Manokwari Laurens Krey mengatakan meski mendapat ancaman ia berjanji pelaksanaan ujian nasional pada akhir Maret mendatang akan tetap berjalan. Untuk mengatasi persoalan tanah ulayat, pihaknya sudah melapor ke polisi dan pemerintah daerah setempat.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
