Pasien Bertambah, Persediaan Darah Minim
Eko Setyabudi dan Syamsuddin13/03/2010 13:17
Liputan6.com, Tasikmalaya: Meningkatnya pasien demam berdarah menyebabkan rumah sakit di Tasikmalaya kekurangan persediaan darah. Pihak PMI unit transfusi setempat mengaku, Sabtu (13/3), kewalahan memenuhi permintaan darah. Dalam sehari, PMI menerima permintaan 30 kantung darah, padahal pendonor sukarela tidak lebih dari 15 orang.
Untuk memenuhi kebutuhan darah, keluarga pasien terpaksa mencari donor sendiri. Wika, misalnya, mendonorkan darahnya untuk seorang teman penderita demam berdarah.
Sementara di Palu, Sulawesi Tengah, pengasapan terhadap lokasi yang menjadi titik endemik demam berdarah terus dilakukan dalam sepekan terakhir. Sejak ditetapkan sebagai kejadian luar biasa, terdapat delapan kelurahan yang menjadi titik rawan. Hingga hari ini, kasus demam berdarah di Palu sudah mencapai angka 320 kasus dan tiga di antaranya meninggal dunia.(IDS/YUS)
Untuk memenuhi kebutuhan darah, keluarga pasien terpaksa mencari donor sendiri. Wika, misalnya, mendonorkan darahnya untuk seorang teman penderita demam berdarah.
Sementara di Palu, Sulawesi Tengah, pengasapan terhadap lokasi yang menjadi titik endemik demam berdarah terus dilakukan dalam sepekan terakhir. Sejak ditetapkan sebagai kejadian luar biasa, terdapat delapan kelurahan yang menjadi titik rawan. Hingga hari ini, kasus demam berdarah di Palu sudah mencapai angka 320 kasus dan tiga di antaranya meninggal dunia.(IDS/YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
