Demo Menolak Kedatangan Presiden Obama Terus Berlangsung
Iwan Taruna dan Yudhistira12/03/2010 23:31
Liputan6.com, Makassar: Demonstrasi menolak kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia 20-22 Maret mendatang terus berlangsung di sejumlah daerah. Di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (12/3) siang, unjuk rasa dilakukan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi. Menurut mereka, kapitalisme dan neoliberalisme yang diusung AS menambah beban rakyat Indonesia. Kedatangan Obama juga diyakini hanya akan menambah beban keuangan negara. Sayang, aksi ini dinodai penyanderaan satu truk pengangkut semen yang dipakai mahasiswa sebagai panggung orasi.
Di Medan, Sumatra Utara, unjuk rasa digelar ratusan mahasiswa di kediaman Konsulat Jenderal Amerika di Medan, Stanley Harsha. Poster Presiden Obama menjadi sasaran kemarahan demonstran. Bagi mahasiswa, Presiden Obama harus ditolak datang ke indonesia karena kebijakan politiknya yang menindas dan memusuhi umat Islam, seperti di Palestina, Irak, serta Afghansitan. Obama juga dinilai tak ubahnya seperti pendahulunya George Walker Bush. Mereka juga mengecam sikap pemerintah Indonesia karena dianggap berlebihan dalam menyambut Obama.
Unjuk rasa juga dilakukan ratusan mahasiswa di Yogyakarta. Mereka berjalan kaki dari bundaran kampus Universitas Gadjah Mada menuju perempatan Pos Besar Yogyakarta dan Jalan Malioboro. Menurut mahasiswa, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia seharusnya menolak kunjungan Presiden AS ke-44 tersebut. Ini karena AS bertindak semena-mena terhadap negara-negara Islam. AS juga dituding sebagai penjajah yang merampas kekayaan negara lain [baca: Mahasiswa di Yogyakarta Tolak Kedatangan Presiden Obama].(BOG)
Di Medan, Sumatra Utara, unjuk rasa digelar ratusan mahasiswa di kediaman Konsulat Jenderal Amerika di Medan, Stanley Harsha. Poster Presiden Obama menjadi sasaran kemarahan demonstran. Bagi mahasiswa, Presiden Obama harus ditolak datang ke indonesia karena kebijakan politiknya yang menindas dan memusuhi umat Islam, seperti di Palestina, Irak, serta Afghansitan. Obama juga dinilai tak ubahnya seperti pendahulunya George Walker Bush. Mereka juga mengecam sikap pemerintah Indonesia karena dianggap berlebihan dalam menyambut Obama.
Unjuk rasa juga dilakukan ratusan mahasiswa di Yogyakarta. Mereka berjalan kaki dari bundaran kampus Universitas Gadjah Mada menuju perempatan Pos Besar Yogyakarta dan Jalan Malioboro. Menurut mahasiswa, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia seharusnya menolak kunjungan Presiden AS ke-44 tersebut. Ini karena AS bertindak semena-mena terhadap negara-negara Islam. AS juga dituding sebagai penjajah yang merampas kekayaan negara lain [baca: Mahasiswa di Yogyakarta Tolak Kedatangan Presiden Obama].(BOG)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga

