Mantan Anggota DPRD Banten Masuk DPO  

12/03/2010 17:59
Liputan6.com, Serang: Mantan anggota DPRD Banten periode 2001-2004 Jhon R Maulana, terdakwa kasus korupsi dana perumahan senilai Rp 14 miliar ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). "Status Jhon R sekarang sudah dinyatakan DPO," kata Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Banten, Mukri, Jumat (12/3).

Meskipun wewenang eksekusi berada di Kejaksaan Negeri Serang, Kejati tetap memberikan back up untuk penanganan perkara korupsi yang melibatkan puluhan anggota DPRD Banten periode 2001-2004. Bahkan, katanya, Kejati sudah menghubungi Kejaksaan Agung mengenai status Jhon sebagai terpidana kasus korupsi DP yang hingga saat ini belum juga ditemukan.

Sebelumnya, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Serang Alfred Tasik Palulungan menjelaskan, sejak 2009, Jhon mau dimasukkan ke Rumah Tahanan Negara Serang. Namun, karena Jhon mau menunaikan ibadah haji, terpaksa diurungkan niat tersebut. "Ya, kita menghargai hak dia untuk melaksanakan ibadah haji," katanya.

Akan tetapi, di luar dugaan, sepulang dari menunaikan haji, Jhon tak juga mendatangi Kejari Serang untuk melanjutkan sisa hukumannya. Sementara dua rekan Jhon R. Maulana, Riril Suhartinah, dan Achdi Samlani sudah menyerahkan diri ke Kejari Serang pada 3 November 2009. Sepekan setelahnya rekan Jhon yang lain menyusul menyerahkan diri, yakni Zaenal Novani.

Mantan anggota DPRD Banten tersebut dieksekusi menyusul diterimanya petikan putusan kasasi dari MA Nomor 811.K/Pid Sus/2007 tertanggal 24 September 2007. Dalam putusannya, MA menyatakan kedua terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi.(ADO/Ant)



adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler