Perempuan Korban Perkosaan Mencoba Bunuh Diri
Dirgo Suyono12/03/2010 16:42
Liputan6.com, Ponorogo: Warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Kota, Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (12/3) siang, mendadak gempar. Seorang perempuan berusia 40 tahun, yang diketahui bernama Emi, warga Tanah Abang, Jakarta, nekad mencoba bunuh diri dengan memanjat tower pemancar telepon seluler setinggi 80 meter lebih. Berbagai cara dilakukan warga, untuk bisa membujuk pelaku agar mau turun. Namun, pelaku menolaknya.
Saksi mata mengatakan, Emi terlihat di bawah tower sejak siang hari, dengan kondisi terus menerus menangis. Takut terjadi hal tak diinginkan, polisi dibantu tim SAR mahasiswa pecinta alam Universitas Muhamadiyah Ponorogo, langsung naik tower untuk menurunkan pelaku. Setelah berhasil diturunkan, Emi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) doktor Harjono Ponorogo, guna menjalani pemeriksaan kesehatan.
Bersama pelaku, polisi juga mengamankan tas berisi tiket bus jurusan Bogor-Solo, kosmetik, foto pelaku, serta uang 25 ribu rupiah. Di hadapan petugas, Emi mengaku nekat mencoba bunuh diri, lantaran sakit hati dan frustasi setelah dua minggu lalu, dirinya di perkosa seseorang yang kenalnya di alun-alun Kabupaten Ponorogo. Saat itu, Ia diajak jalan-jalan ke Madiun menggunakan mobil, dan ketika sampai di tempat sepi, tersangka langsung memperkosanya.
Emi sempat pulang ke Jakarta, dan kembali ke Ponorogo untuk mencari pria yang telah memperkosanya tersebut. "Ya sakit hati, dan benci sama orang itu, aku ingin cari dia, penjual tempura, berkumis, tua, dan tinggi kurus", kata Emi. Aparat kepolisian Kabupaten Ponorogo, hingga kini, masih melakukan penyelidikan kasus tersebut.(ARL)
Saksi mata mengatakan, Emi terlihat di bawah tower sejak siang hari, dengan kondisi terus menerus menangis. Takut terjadi hal tak diinginkan, polisi dibantu tim SAR mahasiswa pecinta alam Universitas Muhamadiyah Ponorogo, langsung naik tower untuk menurunkan pelaku. Setelah berhasil diturunkan, Emi langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) doktor Harjono Ponorogo, guna menjalani pemeriksaan kesehatan.
Bersama pelaku, polisi juga mengamankan tas berisi tiket bus jurusan Bogor-Solo, kosmetik, foto pelaku, serta uang 25 ribu rupiah. Di hadapan petugas, Emi mengaku nekat mencoba bunuh diri, lantaran sakit hati dan frustasi setelah dua minggu lalu, dirinya di perkosa seseorang yang kenalnya di alun-alun Kabupaten Ponorogo. Saat itu, Ia diajak jalan-jalan ke Madiun menggunakan mobil, dan ketika sampai di tempat sepi, tersangka langsung memperkosanya.
Emi sempat pulang ke Jakarta, dan kembali ke Ponorogo untuk mencari pria yang telah memperkosanya tersebut. "Ya sakit hati, dan benci sama orang itu, aku ingin cari dia, penjual tempura, berkumis, tua, dan tinggi kurus", kata Emi. Aparat kepolisian Kabupaten Ponorogo, hingga kini, masih melakukan penyelidikan kasus tersebut.(ARL)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
