Staf Khusus Presiden Akan Temui Megawati
Tim Liputan 6 SCTV12/03/2010 15:32
Liputan6.com, Jakarta: Pertemuan dua Staf Khusus Presiden, Andi Arief dan Velix Wanggai, dengan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri masih diupayakan realisasinya. Demikian disampaikan Asisten Staf Khusus Presiden Akuat Supriyanto, Jumat (12/3).
Yang pasti, "Hingga saat ini belum ada jadwal yang pasti mengenai rencana pertemuan Andi dan Velix dengan Ibu Megawati," kata Akuat. Menurut dia, rencana pertemuan itu juga tidak mungkin dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Sebab, saat ini Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam Andi Arief sedang mengkoordinasikan penanganan bencana longsor di Cianjur.
Sementara Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah, Velix Wanggai, sedang menemani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam lawatannya ke Australia dan Papua Nugini dan baru kembali ke Jakarta pada Jumat sore.
Akuat menambahkan, rencana pertemuan itu tidak dimaksudkan untuk memengaruhi sikap PDI Perjuangan dalam melihat kasus Century. Justru, lanjutnya, Andi dan Velix hendak memberikan tambahan informasi terkait dengan Bank Century, khususnya tentang bukti-bukti adanya L/C bodong yang ditengarai melibatkan Misbakhun, salah satu inisiator Panitia Angket Century dari PKS.
"Andi dan Velix terinspirasi oleh keteguhan Ibu Mega dalam memercayakan penyelesaian kasus Century pada ranah hukum. Karena itu, kami tergerak untuk meminta pandangan dan saran beliau, sehubungan dengan persoalan L/C bodong Bank Century yang nilai totalnya sekitar Rp1,8 triliun," katanya. (YUS)
Yang pasti, "Hingga saat ini belum ada jadwal yang pasti mengenai rencana pertemuan Andi dan Velix dengan Ibu Megawati," kata Akuat. Menurut dia, rencana pertemuan itu juga tidak mungkin dilakukan dalam beberapa hari ke depan. Sebab, saat ini Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam Andi Arief sedang mengkoordinasikan penanganan bencana longsor di Cianjur.
Sementara Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah, Velix Wanggai, sedang menemani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam lawatannya ke Australia dan Papua Nugini dan baru kembali ke Jakarta pada Jumat sore.
Akuat menambahkan, rencana pertemuan itu tidak dimaksudkan untuk memengaruhi sikap PDI Perjuangan dalam melihat kasus Century. Justru, lanjutnya, Andi dan Velix hendak memberikan tambahan informasi terkait dengan Bank Century, khususnya tentang bukti-bukti adanya L/C bodong yang ditengarai melibatkan Misbakhun, salah satu inisiator Panitia Angket Century dari PKS.
"Andi dan Velix terinspirasi oleh keteguhan Ibu Mega dalam memercayakan penyelesaian kasus Century pada ranah hukum. Karena itu, kami tergerak untuk meminta pandangan dan saran beliau, sehubungan dengan persoalan L/C bodong Bank Century yang nilai totalnya sekitar Rp1,8 triliun," katanya. (YUS)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
