Petani Tembakau Protes Fatwa Haram Rokok
Tim Liputan 6 SCTV12/03/2010 14:08
Liputan6.com, Temanggung: Pasca keluarnya fatwa merokok haram yang dilakukan Pengurus Pusat Muhammadiyah, Selasa (9/3) silam, para petani tembakau di lereng Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Jumat (12/3) melakukan protes.
Para petani protes, dengan melakukan teatrikal membakar tembakau di atas telapak tangan dan di atas kepala mereka. Meski kesakitan menahan panas, para petani tersebut tetap melakukannya. Sejumlah petani bahkan memenuhi mulut mereka dengan batang-batang rokok yang menyala, kemudian dihisap layaknya orang merokok.
Adegan berbahaya yang dilakukan para petani tersebut, sebagai ungkapan kekesalan mereka atas fatwa yang dikeluarkan PP Muhammadiyah, sebab mereka khawatir, fatwa ini dapat mematikan kelangsungan usaha mereka. Para petani juga takut kehilangan mata pencaharian, sebab, sebelumnya telah dibuat rancangan peraturan pemerintah soal pengamanan produk tembakau.
Fatwa haram dikeluarkan PP Muhammadiyah, karena rokok merugikan kesehatan pengguna dan orang di sekelilingnya. Walau dampaknya, tidak bisa dirasakan secara langsung.(ARL)
Para petani protes, dengan melakukan teatrikal membakar tembakau di atas telapak tangan dan di atas kepala mereka. Meski kesakitan menahan panas, para petani tersebut tetap melakukannya. Sejumlah petani bahkan memenuhi mulut mereka dengan batang-batang rokok yang menyala, kemudian dihisap layaknya orang merokok.
Adegan berbahaya yang dilakukan para petani tersebut, sebagai ungkapan kekesalan mereka atas fatwa yang dikeluarkan PP Muhammadiyah, sebab mereka khawatir, fatwa ini dapat mematikan kelangsungan usaha mereka. Para petani juga takut kehilangan mata pencaharian, sebab, sebelumnya telah dibuat rancangan peraturan pemerintah soal pengamanan produk tembakau.
Fatwa haram dikeluarkan PP Muhammadiyah, karena rokok merugikan kesehatan pengguna dan orang di sekelilingnya. Walau dampaknya, tidak bisa dirasakan secara langsung.(ARL)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Ada 3 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Andawaxxx | wasnowaxxx@gmxxx.com| 2010-03-19 09:35:38
wonxxx | wongsoutxxx@gmxxx.com| 2010-03-19 09:33:06
e.tahajuxxx | ettajuxxx@gmxxx.com| 2010-03-17 17:26:42
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga

