SBY Bertemu Para Pebisnis Australia
David Silahooij12/03/2010 07:55
Liputan6.com, Sydney: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan mengadakan pertemuan dengan sejumlah pebisnis terkemuka dunia yang berpusat di Sydney, Australia, Kamis (11/3). Sejumlah komoditi ditawarkan kepada 140 pengusaha asing yang hadir di pertemuan itu.
Investasi di bidang energi panas bumi atau geothermal juga turut ditawarkan. "Saya yakin ada banyak peluang untuk investasi. Di Bali, misalnya, ada banyak sumber energi yang dapat dikembangkan, seperti energi panas bumi," kata Direktur Australian Geothermal Energy Associationkata Robert King.
Di lain pihak, keikutsertaan enam gubernur kawasan timur Indonesia disambut baik oleh ketua Dewan Bisnis Australia-Indonesia Chris Barnes. "Keikutsertaan gubernur dalam rombongan Presiden [SBY] adalah inisiatif yang bagus, karena Indonesia tak hanya pulau Bali," kata Barnes.
Presiden SBY pun berupaya meyakinkan para pengusaha agar menepis kekhawatiran yang kerap menghinggapi pengusaha asing yang ingin berinvestasi di Indonesia. "Indonesia kini tengah berubah. Kami melakukan perbaikan di berbagai bidang, termasuk dalam hal iklim bisnis," katanya.
"Saya anjurkan Anda untuk berkomunikasi dengan pihak pemerintah daerah, terutama gubernur. Dan jika Anda memiliki keraguan untuk berinvestasi, silakan menghubungi menteri terkait, untuk memastikan agar bisnis anda berprospek baik," kata Presiden Yudhoyono.(JUM)
Investasi di bidang energi panas bumi atau geothermal juga turut ditawarkan. "Saya yakin ada banyak peluang untuk investasi. Di Bali, misalnya, ada banyak sumber energi yang dapat dikembangkan, seperti energi panas bumi," kata Direktur Australian Geothermal Energy Associationkata Robert King.
Di lain pihak, keikutsertaan enam gubernur kawasan timur Indonesia disambut baik oleh ketua Dewan Bisnis Australia-Indonesia Chris Barnes. "Keikutsertaan gubernur dalam rombongan Presiden [SBY] adalah inisiatif yang bagus, karena Indonesia tak hanya pulau Bali," kata Barnes.
Presiden SBY pun berupaya meyakinkan para pengusaha agar menepis kekhawatiran yang kerap menghinggapi pengusaha asing yang ingin berinvestasi di Indonesia. "Indonesia kini tengah berubah. Kami melakukan perbaikan di berbagai bidang, termasuk dalam hal iklim bisnis," katanya.
"Saya anjurkan Anda untuk berkomunikasi dengan pihak pemerintah daerah, terutama gubernur. Dan jika Anda memiliki keraguan untuk berinvestasi, silakan menghubungi menteri terkait, untuk memastikan agar bisnis anda berprospek baik," kata Presiden Yudhoyono.(JUM)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
