Biden Marah, Netanyahu Mengaku Menyesal  

Addy Hasan
11/03/2010 22:39
Liputan6.com, Tel Aviv: Menanggapi kemarahan Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan penyesalannya. Dia menyesal telah mengumumkan pembangunan permukiman baru Yahudi disela kunjungan Biden ke Timur Tengah. Demikian dirilis situs BBC, Kamis (11/3).

Dalam jumpa pers, juru bicara Kantor PM Israel mengatakan, hari pengumuman permukiman baru tersebut merupakan "waktu sial". Juru bicara menambahkan, proses final persetujuan akhir permukiman diperkirakan memakan waktu lebih dari satu tahun, namun pemancangan konstruksi dimulai beberapa tahun dari sekarang.

Juru bicara PM Israel yang tidak ingin diidentifikasi itu juga mengatakan Netanyahu telah memanggil Menteri Dalam Negeri Israel Eli Yishai dan mengungkapkan ketidaksenangannya. Dia menyuruh agar Yishai memastikan insiden ini tidak terjadi lagi.

Sebelumnya, Biden mengecam Israel atas proyek pembangunan permukiman yang kontroversial. Biden menambahkan, Amerika akan tetap berperan aktif dalam proses perundingan Israel dan Palestina secara berkelanjutan, tetapi Ia juga memperingatkan agar kedua belah pihak untuk tidak memperumit proses perundingan [baca: Wakil Presiden AS Kecam Israel].(ADO)





adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler