Wakil Presiden AS Kecam Israel
Addy Hasan11/03/2010 18:53
Liputan6.com, Tel Aviv: Keseriusan pemerintah Amerika Serikat menyelesaikan konflik panjang Israel dan Palestina mulai nampak. Setelah bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Tepi Barat, Palestina, Rabu kemarin, Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengutuk keputusan pemerintah Israel yang berencana membangun permukiman baru bagi warga Yahudi. Demikian dirilis situs NHK, Kamis (11/3).
Biden mengatakan, keputusan membangun permukiman baru Yahudi bisa merongrong kepercayaan dunia terhadap Israel, dalam rangka memulai kembali proses perdamaian dengan Palestina.
Selasa lalu, meskipun ditentang Palestina, pemerintah Zionis Israel malah mengumumkan rencana membangun 1.600 rumah di Yerusalem Timur, wilayah pendudukan Israel sejak 1967. Namun, pemerintah Israel mengatakan pengumuman pembangunan tersebut tidak bermaksud menghina Biden dalam lawatannya ke Timur Tengah.
Bahkan, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Israel kepad situs BBC mengatakan, pengumuman Komite Perencanaan Pemukiman Yerussalem merupakan rencana yang sudah disetujui tiga tahun lalu, dan tidak ada hubungannya dengan rencana lawatan Wapres AS di Timur Tengah.
Proses lanjut perdamaian Palestina dan Israel sempat tertunda selama setahun akibat agresi Israel ke Gaza pada 2008 lalu. Dan kini AS berupaya menjadi mediator [Baca: Joe Biden Siap Jadi Moderator].(ADO)
Biden mengatakan, keputusan membangun permukiman baru Yahudi bisa merongrong kepercayaan dunia terhadap Israel, dalam rangka memulai kembali proses perdamaian dengan Palestina.
Selasa lalu, meskipun ditentang Palestina, pemerintah Zionis Israel malah mengumumkan rencana membangun 1.600 rumah di Yerusalem Timur, wilayah pendudukan Israel sejak 1967. Namun, pemerintah Israel mengatakan pengumuman pembangunan tersebut tidak bermaksud menghina Biden dalam lawatannya ke Timur Tengah.
Bahkan, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Israel kepad situs BBC mengatakan, pengumuman Komite Perencanaan Pemukiman Yerussalem merupakan rencana yang sudah disetujui tiga tahun lalu, dan tidak ada hubungannya dengan rencana lawatan Wapres AS di Timur Tengah.
Proses lanjut perdamaian Palestina dan Israel sempat tertunda selama setahun akibat agresi Israel ke Gaza pada 2008 lalu. Dan kini AS berupaya menjadi mediator [Baca: Joe Biden Siap Jadi Moderator].(ADO)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
Berita Terpopuler
- Dua Kamerawan Terbaik SCTV Gugur dalam Tugas
- Teka Teki Jatuhnya Sukhoi
- Inilah 45 Nama Korban Tewas Sukhoi
- Puluhan Orang Tewas Tersambar Petir
- Hitung Jari Lebih Cepat dari Kalkulator
- KNKT: Parasut Tak Dipakai Pilot untuk Melarikan Diri
- Kedatangan Presiden SBY Ditolak Mahasiswa
- Seluruh Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Mabes Polri Masih Evaluasi Konser Lady Gaga
- Basarnas Hentikan Pencarian Korban Sukhoi

