Nama Istri Adang Daradjatun Kembali Disebut
Teguh Dwi Hartono11/03/2010 17:46
Liputan6.com, Jakarta: Nama Nunun Nurbaeti, istri politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Adang Daradjatun, kembali disebut-sebut dalam skandal suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Swaray Goeltom. Keterlibatan Nunun ini, terungkap dalam sidang dengan terdakwa mantan anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR Udju Juhaeri di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (11/3).
Menurut jaksa penuntut umum Kadek Wiradana, dana suap senilai Rp 500 juta yang diterima Udju diserahterimakan di kantor Nunun sebagai imbalan untuk memenangkan Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
Tak hanya Udju, skandal suap Miranda juga menyeret para anggota Komisi Perbankan saat itu, di antaranya Dudhie Makmun Murod dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan politisi PDI-P lainnya dengan nilai uang suap antara Rp 500 juta hingga satu miliar rupiah. Saat ini politisi Partai Persatuan Pembangunan Endin Soefihara dan Hamka Yandhu dari Partai Golkar juga tengah menanti persidangan [baca: Dudhie Makmun Murod Jalani Sidang Perdana].(IAN)
Menurut jaksa penuntut umum Kadek Wiradana, dana suap senilai Rp 500 juta yang diterima Udju diserahterimakan di kantor Nunun sebagai imbalan untuk memenangkan Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
Tak hanya Udju, skandal suap Miranda juga menyeret para anggota Komisi Perbankan saat itu, di antaranya Dudhie Makmun Murod dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan politisi PDI-P lainnya dengan nilai uang suap antara Rp 500 juta hingga satu miliar rupiah. Saat ini politisi Partai Persatuan Pembangunan Endin Soefihara dan Hamka Yandhu dari Partai Golkar juga tengah menanti persidangan [baca: Dudhie Makmun Murod Jalani Sidang Perdana].(IAN)
adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
