Kaitan Fauzi dan Teroris Belum Jelas  

Abdul Rosyid
10/03/2010 18:23
Liputan6.com, Pamulang: Dulmatin dan dua terduga teroris lainnya yang tewas diberondong peluru Tim Detasemen Khusus 88 (Densus Antiteror) dalam penyergapan di Pamulang Barat, Tangerang Selatan, Banten, diduga pernah beberapa kali mampir di rumah seorang warga bernama Fauzi Syarif. Fauzi adalah seorang mantri kesehatan yang tinggal di Jalan Setia Budi, Pamulang. Demikian hasil penelusuran SCTV, Rabu (10/3).

Di rumahnya, polisi menangkap dua pria berinisial BR alias AH dan SB alias I. Bukan cuma itu, polisi menemukan pengendali bom. Namun, hingga kini belum jelas kaitan Fauzi yang kini ditahan polisi dengan para tersangka teroris. Selain membuka praktik kedokteran, Fauzi juga bekerja di Puskesmas Karangtengah, Tangerang.

Pegawai negeri sipil ini menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas. Kendati demikian, anehnya, tidak ada satu orang pegawai pun di puskesmas yang mau memberikan keterangan terkait kasus yang menimpa Fauzi. Kini, sang mantri itu menghilang entah ke mana.

Berita sebelumnya menyebutkan, Muhammad Iqbal alias Abu Jibril mengakui Fauzi sebagai seorang murid pengajiannya. Fauzi biasa hadir dalam pengajian yang diadakan di rumah Jibril di Witanaharja, Pamulang. Abu Jibril sendiri merupakan ayah dari Muhammad Jibril, terdakwa kasus peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, pertengahan Juli 2009 [baca: Muhammad Jibril Didakwa Menyembunyikan Noordin].(ASW/ANS)

adalah citizen journalism, ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasi peristiwa yang terjadi di sekitar.
Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Share

Bookmark

  • Delicious
  • Digg
  • reddit
  • StumbleUpon

Ada Komentar Untuk Artikel Ini.

Posting komentar Anda

POSTING KOMENTAR ANDA

Nama
Email
Komentar
Security Code

 
 


video

>

Berita Terpopuler